- Survei Manpower Group mengungkapkan 77 persen perusahaan global kesulitan merekrut talenta yang memiliki keterampilan relevan dengan kebutuhan industri.
- Rektor BINUS University menekankan pentingnya mahasiswa memperoleh pengalaman kerja praktis dan kemampuan adaptasi nyata selama masa studi.
- Integrasi kurikulum dengan mitra industri terbukti membantu 82 persen lulusan BINUS University langsung bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan studi.
Suara.com - Kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri kian terlihat. Survei global Manpower Group mencatat 77 persen perusahaan masih kesulitan menemukan talenta dengan keterampilan yang sesuai.
Situasi ini menandakan bahwa persoalan utama bukan lagi sekadar ketersediaan lapangan kerja, melainkan kesiapan lulusan untuk langsung terjun ke dunia profesional.
Perubahan teknologi yang berlangsung cepat turut menggeser ekspektasi industri. Perusahaan kini tidak hanya mencari lulusan dengan gelar akademik, tetapi juga individu yang memiliki pengalaman kerja, keterampilan praktis, serta kemampuan beradaptasi sejak hari pertama.
Tanpa bekal tersebut, lulusan berisiko menghadapi masa transisi yang lebih panjang sebelum benar-benar terserap di dunia kerja.
Kondisi ini menjadi perhatian, terutama bagi orang tua yang ingin memastikan anak mereka tidak hanya lulus, tetapi juga siap bekerja. Rektor BINUS University, Dr. Nelly, S.Kom., M.M., menyebut kekhawatiran tersebut semakin relevan di tengah dinamika industri saat ini.
“**Saat ini yang menjadi kekhawatiran orang tua bukan hanya apakah anak bisa lulus, tetapi apakah setelah lulus anak mereka bisa langsung terjun seutuhnya dalam dunia kerja. Anak mereka bisa berkarya seutuhnya, baik sebagai profesional maupun menciptakan lapangan kerja atau menjadi entrepreneur**,” ujarnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, transformasi pendidikan tinggi yang didorong pemerintah mendorong kampus untuk memperkuat keterhubungan dengan industri. Pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman pun semakin ditekankan, dengan tujuan agar kesiapan kerja tidak lagi menjadi hasil akhir, melainkan proses yang dibangun sejak masa studi.
Perguruan tinggi dituntut menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Hal ini mencakup integrasi praktik industri, pengembangan keterampilan lintas disiplin, hingga paparan terhadap dinamika global.
BINUS University menjadi salah satu kampus yang mengadopsi pendekatan tersebut melalui integrasi pengalaman industri ke dalam kurikulum. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pembelajaran akademik, tetapi juga kesempatan terlibat langsung dalam proyek industri, magang, hingga pengembangan bisnis.
Baca Juga: Ahmad Dhani Tamatan Apa? Ini Riwayat Pendidikan Suami Mulan Jameela
“Yang ingin kami bangun adalah kesiapan yang nyata sejak masa studi, bukan setelah lulus. Melalui integrasi pengalaman industri, percepatan pembelajaran, dan penguatan keterampilan masa depan, mahasiswa memiliki bekal yang lebih relevan untuk langsung beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja,” kata Dr. Nelly dalam keterangannya.
Pendekatan ini juga didukung kolaborasi dengan berbagai mitra industri dan penguatan jejaring profesional. Data internal BINUS mencatat sekitar 82 persen mahasiswa telah bekerja, berwirausaha, atau melanjutkan studi saat wisuda.
Angka tersebut menunjukkan bahwa kesiapan kerja yang dibangun selama kuliah berpotensi memperpendek masa transisi dari pendidikan ke dunia profesional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
-
Hari Susu Sedunia 2026: Kebiasaan Kecil Minum Susu yang Bisa Berdampak Besar bagi Kesehatan
-
Keliling Jakarta Tanpa Takut Sinar UV, Menemukan Cerita di Setiap Sudut Kota
-
Silsilah Keluarga Roy Suryo, Keturunan Keraton Mana?
-
Bukan Sekadar Game, eSports Jadi Pintu Masuk Literasi Finansial dan Transformasi Digital
-
5 Moisturizer Anak untuk Mencerahkan Kulit Wajah yang Kusam dan Sensitif
-
5 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat
-
3 Shio yang Beruntung Selama 22-28 Juni 2026, Rezeki Datang Bertubi-tubi
-
Tak Hanya Bersih Mengilap, Peralatan Makan Juga Perlu Bebas Residu Kimia
-
Kenapa Baterai Smartwatch Cepat Habis? Ini 5 Cara Menghematnya agar Tahan Lama