- Treatment botox semakin populer.
- Tujuan utama prosedur ini mencegah terbentuknya kerutan.
- Individu di bawah usia delapan belas tahun tidak disarankan melakukan botox.
Suara.com - Mungkin banyak orang bertanya-tanya, sebenarnya botox bisa dilakukan mulai umur berapa agar mendapatkan hasil yang maksimal tanpa risiko berlebih?
Seperti yang diketahui, treatment botox kini semakin populer di kalangan anak muda.
Jika dulu botox identik dengan prosedur untuk menyamarkan kerutan yang sudah dalam pada usia 40-an, kini banyak orang di usia 20-an yang mulai melirik perawatan ini sebagai investasi kecantikan jangka panjang.
Usia Ideal untuk Memulai Botox
Secara medis, tidak ada angka kaku yang menetapkan kapan seseorang harus memulai botox.
Namun, sebagian besar ahli dermatologi merekomendasikan perawatan ini dimulai pada usia pertengahan hingga akhir 20-an atau awal 30-an.
Pada rentang usia ini, garis-garis halus atau "kerutan dinamis" (garis yang muncul saat kita berekspresi) mulai terlihat dan berisiko menjadi garis permanen jika tidak ditangani sejak dini.
Penting untuk dicatat bahwa botox umumnya tidak disarankan bagi individu di bawah usia 18 tahun untuk tujuan estetika.
Pada usia remaja, struktur wajah dan otot masih dalam tahap perkembangan yang sangat aktif. Sehingga intervensi kimiawi jarang diperlukan kecuali untuk kondisi medis tertentu seperti migrain kronis atau keringat berlebih (hiperhidrosis).
Baca Juga: 5 Moisturizer Wardah untuk Memperbaiki Skin Barrier di Usia 30-an, Wajah Lembap Anti Ketarik
Mengapa Memulai di Usia 20-an atau 30-an?
Keputusan mengenai botox bisa dilakukan mulai umur berapa sering kali didasari oleh kondisi kulit masing-masing individu.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa usia 20-an akhir dan 30-an awal dianggap sebagai waktu yang tepat:
- Pencegahan (Preventative): Botox bekerja dengan merilekskan otot. Dengan menyuntikkannya sebelum kerutan menetap, Anda mencegah kulit "melipat" secara berulang yang dapat menyebabkan kerutan statis yang sulit hilang.
- Produksi Kolagen Melambat: Memasuki usia 30, produksi kolagen dan elastin alami kulit mulai menurun. Hal ini membuat kulit kehilangan elastisitasnya, sehingga garis halus lebih cepat terbentuk.
- Gaya Hidup: Paparan sinar matahari yang intens dan tingkat stres yang tinggi dapat mempercepat penuaan dini, membuat kebutuhan akan botox muncul lebih cepat bagi sebagian orang.
Dikutip dari laman Alodokter, botox bekerja dengan memblokir sinyal saraf ke otot, sehingga otot menjadi lebih rileks.
Jika dilakukan pada waktu yang tepat, prosedur ini memberikan tampilan wajah yang lebih segar dan awet muda secara natural.
Risiko Melakukan Botox Terlalu Dini
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan