News / Internasional
Rabu, 22 April 2026 | 09:38 WIB
Ribuan perempuan dan remaja putri turun ke jalan bersama warga Iran lainnya di Teheran pada 17 April 2026. [Tasnim News/Hossein Zohrevand]
Baca 10 detik
  • Presiden AS Donald Trump resmi memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu dengan Iran mulai Selasa, 21 April 2026.
  • Pemerintah Iran memilih bersikap diam karena meragukan komitmen Amerika Serikat terhadap kesepakatan dalam perundingan di masa lalu.
  • Teheran tetap membuka pintu diplomasi dengan syarat adanya upaya nyata untuk membangun kembali kepercayaan antar kedua negara.

Suara.com - Pemerintah Iran hingga kini belum memberikan respons resmi atas keputusan Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu.

ikap diam ini dinilai sebagai langkah hati-hati di tengah tingginya ketegangan dan ketidakpastian hubungan kedua negara.

Sejumlah pejabat Iran menyebut fokus utama mereka bukan pada perpanjangan gencatan senjata semata, melainkan pada gambaran besar negosiasi yang masih diliputi ketidakpercayaan kepada pihak AS.

Iran menilai rekam jejak Amerika Serikat dalam beberapa putaran perundingan sebelumnya menjadi sumber utama keraguan.

“Masalah utamanya adalah tidak adanya komitmen dari pihak AS untuk menghormati kesepakatan yang telah dibahas,” ujar sumber di Teheran seperti dilansir dari Aljazeera.

Donald Trump (Instagram/@realdonaldtrump)

Ketidakpercayaan ini membuat Iran memilih menahan diri dari reaksi terbuka terhadap langkah terbaru Washington.

Alih-alih merespons langsung, Iran kini lebih menitikberatkan pada upaya mengamankan kepentingan dan syarat mereka dalam kemungkinan negosiasi berikutnya.

Pemerintah Teheran juga disebut tengah mengevaluasi strategi untuk menghadapi putaran dialog baru jika kembali digelar dalam waktu dekat.

Meski demikian, Iran tidak sepenuhnya menutup pintu diplomasi.

Baca Juga: Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu

Pejabat setempat menegaskan mereka tetap terbuka terhadap negosiasi, dengan syarat adanya upaya nyata untuk membangun kembali kepercayaan antara kedua pihak.

Sebelumnya, Donald Trump resmi memperpanjang gencatan senjata dengan Iran tanpa batas waktu hingga proses perundingan dinyatakan selesai.

Keputusan ini diumumkan Selasa (21/4) waktu setempat, meski sebelumnya Trump menegaskan tidak akan memperpanjang tenggat.

Trump menyebut perpanjangan ini dilakukan atas permintaan Pakistan, sekaligus menyoroti kondisi pemerintahan Iran yang disebutnya terpecah.

Trump mengaku memberi waktu tambahan bagi Teheran untuk menyusun proposal yang lebih solid dan terpadu.

“Saya telah mengarahkan militer untuk melanjutkan blokade dan tetap siaga penuh, serta memperpanjang gencatan senjata sampai proposal mereka diajukan dan diskusi selesai, apa pun hasilnya,” tulis Trump di platform Truth Social.

Load More