- Jerawat punggung bisa muncul akibat minyak, keringat, dan pori-pori tersumbat.
- Perubahan hormon hingga gesekan pakaian juga dapat memperparah kondisi kulit.
- Kenali penyebab dan cara mengatasi jerawat punggung agar tidak meninggalkan bekas.
Suara.com - Jerawat tidak hanya muncul di wajah, tetapi juga bisa timbul di area punggung.
Kondisi tersebut sering membuat tidak nyaman, apalagi saat mengenakan pakaian terbuka atau ketika jerawat terasa meradang dan nyeri.
Punggung menjadi salah satu area yang cukup mudah berjerawat karena memiliki banyak kelenjar minyak.
Saat minyak, keringat, dan sel kulit mati menumpuk lalu menyumbat pori-pori, jerawat bisa lebih mudah muncul.
Selain faktor kebersihan, jerawat di punggung juga bisa dipicu oleh perubahan hormon, stres, hingga gesekan dari pakaian atau ransel.
Jika tidak ditangani dengan tepat, jerawat di area ini dapat meninggalkan bekas kehitaman yang cukup mengganggu.
Melansir informasi dari Eka Hospital pada Kamis, 7 Mei 2026, berikut beberapa penyebab jerawat di punggung yang perlu diketahui beserta cara mengatasinya.
Penyebab Jerawat di Punggung
1. Keringat berlebih
Keringat yang menumpuk di kulit dan tidak segera dibersihkan dapat memicu munculnya jerawat di punggung. Hal ini sering terjadi setelah olahraga atau aktivitas berat yang membuat tubuh berkeringat.
Baca Juga: Apakah Sunscreen Bisa Meredakan Jerawat? Simak Tips Memilih Produk yang Tepat
Keringat yang bercampur dengan minyak dan kotoran bisa menyumbat pori-pori kulit sehingga jerawat lebih mudah muncul.
2. Pengaruh obat tertentu
Beberapa jenis obat, seperti obat hormonal dan steroid, juga dapat memicu munculnya jerawat di punggung.
Jika jerawat muncul setelah mengonsumsi obat tertentu, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Hindari menghentikan obat tanpa anjuran medis.
3. Riwayat keluarga
Faktor keturunan bisa memengaruhi munculnya jerawat di punggung. Jika anggota keluarga memiliki masalah jerawat yang cukup sering, risiko mengalami kondisi serupa juga bisa meningkat.
4. Stres
Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol lebih banyak. Hormon ini dapat meningkatkan produksi minyak pada kulit sehingga risiko jerawat ikut meningkat.
Tak heran jika jerawat di punggung sering terasa lebih parah ketika sedang banyak pikiran atau kurang istirahat.
5. Tidak cocok dengan produk skincare
Pemakaian produk perawatan kulit yang tidak sesuai dengan tipe kulit juga dapat memicu jerawat di punggung. Misalnya, penggunaan produk yang terlalu berat pada kulit berminyak dapat menyumbat pori-pori.
Karena itu, penting memilih produk dengan formula ringan dan non-comedogenic agar tidak memicu timbulnya jerawat.
6. Kurang menjaga kebersihan tubuh
Punggung termasuk area tubuh yang cukup sulit dijangkau saat mandi. Karena itu, kotoran, minyak, dan sel kulit mati kadang masih menempel dan memicu penyumbatan pori-pori.
Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi tersebut bisa membuat jerawat tumbuh semakin banyak di area punggung.
7. Perubahan hormon
Perubahan hormon menjadi salah satu penyebab jerawat yang paling umum. Kondisi ini biasanya terjadi saat pubertas, menjelang menstruasi, hingga kehamilan.
Hormon dapat memicu produksi minyak berlebih sehingga pori-pori lebih mudah tersumbat dan memunculkan jerawat.
Cara Mengatasi Jerawat di Punggung
Jerawat punggung ringan umumnya masih bisa ditangani dengan perawatan sederhana di rumah.
Beberapa cara berikut dapat membantu mengurangi jerawat sekaligus mencegahnya muncul kembali.
- Rutin membersihkan tubuh menggunakan sabun yang lembut.
- Segera mandi setelah berolahraga atau berkeringat.
- Mengganti pakaian setelah aktivitas berat.
- Menggunakan pakaian longgar dan menyerap keringat.
- Menghindari kebiasaan memencet jerawat.
- Memilih skincare berlabel oil free untuk kulit berminyak.
- Menghindari penggunaan sabun atau scrub yang terlalu keras di kulit.
Kapan Jerawat Punggung Harus Diperiksakan ke Dokter?
Jerawat di punggung sebaiknya segera diperiksakan jika kondisinya cukup parah, sering kambuh, atau terasa nyeri.
Selain itu, jerawat yang memerah, meradang, terasa keras, hingga disertai tanda infeksi seperti demam juga memerlukan penanganan dokter kulit agar tidak meninggalkan bekas yang lebih sulit dihilangkan.
Berita Terkait
-
Apakah Sunscreen Bisa Meredakan Jerawat? Simak Tips Memilih Produk yang Tepat
-
Tak Perlu Takut Breakout, Ini Solusi Sunscreen Nyaman untuk Kulit Rentan Berjerawat
-
5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
-
7 Sabun Cuci Muka Mengandung Salicylic Acid untuk Basmi Jerawat, Mulai Rp20 Ribuan
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Daftar Harga Facetology Sunscreen Terbaru 2026, Tawarkan Triple Care
-
Ubah Sampah Makanan Jadi Aksi Iklim: Jejak Food Cycle Indonesia Tekan Emisi dari Limbah Pangan
-
Jaga Alam, Jaga Kehidupan: Festival Raksha Loka Dorong Aksi Kolektif Untuk Masa Depan Hijau
-
6 Sunscreen dengan Kandungan Brightening yang Bantu Cerahkan Wajah Mulai Rp30 Ribuan
-
5 Lipstik Tahan Lama hingga 16 Jam, Gampang Didapat di Toko Terdekat
-
Kapan Tanggal 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah? Ini Jadwal Puasa Tarwiyah dan Arafah 2026
-
Apa Penyebab Jerawat di Dagu? Ini 4 Rekomendasi Acne Spot Treatment Terbaik
-
Musik Jadi Cara Baru Kenalkan Konservasi ke Generasi Muda lewat Sunset di Kebun 2026
-
Unik! Maskapai Singapura Gandeng Seniman RI, Bikin Aksesori Travel Terinspirasi Sambal
-
Apakah Irwan Mussry Pernah Menikah Sebelum bersama Maia Estianty?