- Iduladha menjadikan ibadah kurban sebagai amalan penting bagi umat Muslim.
- Selain memilih hewan yang sesuai syariat, waktu penyembelihan juga menentukan sah atau tidaknya kurban.
- Penyembelihan harus dilakukan dalam batas waktu yang telah ditetapkan dalam ajaran Islam.
Jika penyembelihan dilakukan setelah matahari terbenam pada 13 Dzulhijjah, maka kurban tersebut tidak lagi dianggap sah sebagai ibadah kurban.
Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan memahami ketentuan waktu penyembelihan agar ibadah kurban yang dilakukan benar-benar sesuai syariat.
Tata Cara dan Doa Penyembelihan Hewan Kurban
Dalam penyembelihan hewan kurban, umat Islam dianjurkan mengikuti tata cara dan doa sesuai syariat agar ibadah menjadi sah dan bernilai pahala.
Adapun lafal doa yang biasa dibaca saat menyembelih hewan kurban yaitu:
Bismillahi wallahu akbar. Allahumma hadza minka wa laka, hadza 'anni.
Artinya: "Dengan nama Allah dan Allah Maha Besar. Ya Allah, ini dari-Mu dan untuk-Mu, ini adalah kurban dariku."
Kemudian soal tata cara penyembelihan hewan kurban, berikut penjelasan lengkapnya:
- Pastikan hewan kurban memenuhi syarat sah, seperti sehat, cukup umur, dan tidak cacat. Hewan juga harus berasal dari jenis ternak yang diperbolehkan dalam syariat Islam.
- Gunakan alat sembelih yang tajam agar proses penyembelihan berjalan cepat dan tidak menyakiti hewan secara berlebihan. Penyembelihan dianjurkan dilakukan oleh orang Islam yang memahami tata cara penyembelihan halal.
- Hadapkan hewan kurban ke arah kiblat sebelum disembelih. Penyembelih juga dianjurkan ikut menghadap kiblat sebagai bentuk penghormatan terhadap syariat.
- Baca basmalah, takbir, dan doa sebelum mulai menyembelih hewan kurban. Membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW juga termasuk sunnah yang dianjurkan.
- Potong saluran pernapasan dan saluran makanan hewan dengan satu gerakan yang cepat. Dalam syariat, penyembelihan harus memutus hulqum dan mari' agar sembelihan menjadi sah.
- Setelah hewan benar-benar mati, proses pengulitan dan pemotongan daging bisa dilakukan. Daging kurban kemudian dibagikan kepada keluarga, tetangga, dan orang yang membutuhkan sesuai ketentuan syariat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan