- Iduladha menjadikan ibadah kurban sebagai amalan penting dengan ketentuan syariat.
- Salah satu hal yang sering dipertanyakan adalah boleh tidaknya hewan betina untuk kurban.
- Ada anggapan hewan jantan lebih utama, sehingga perlu penjelasan hukum yang tepat.
Suara.com - Ibadah kurban menjadi salah satu amalan penting yang dilakukan umat Islam saat Hari Raya Iduladha
Dalam pelaksanaannya, ada berbagai ketentuan yang harus dipenuhi agar kurban sah menurut syariat.
Salah satu pertanyaan yang sering muncul di tengah masyarakat adalah soal jenis kelamin hewan kurban.
Banyak yang masih ragu apakah hewan betina boleh dijadikan kurban atau tidak.
Hal ini wajar karena sebagian orang menganggap hewan jantan lebih utama untuk dikurbankan. Namun, apakah benar begitu?
Bolehkah Pakai Hewan Kurban Betina? Begini Hukumnya
Dalam Islam, hewan kurban tidak harus berjenis kelamin jantan. Hewan betina juga sah dijadikan kurban selama memenuhi syarat yang telah ditentukan.
Ketentuan ini dijelaskan dalam berbagai kajian fikih dan pendapat ulama.
Dalam artikel resmi NU Online Lampung, disebutkan bahwa kurban dengan hewan betina hukumnya diperbolehkan dan tetap sah menurut mayoritas ulama.
Dasar umum ibadah kurban terdapat dalam firman Allah SWT dalam Surah Al-Kautsar ayat 2:
Baca Juga: Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!
"Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkurbanlah." (QS. Al-Kautsar: 2)
Ayat tersebut menjadi landasan utama disyariatkannya ibadah kurban bagi umat Islam yang mampu. Namun, Al-Qur'an maupun hadis tidak secara khusus mewajibkan hewan kurban harus jantan.
Dalam hadis riwayat Anas bin Malik, disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah berkurban dengan dua kambing kibas berwarna putih dan bertanduk.
Hadis ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, sehingga sebagian ulama menilai hewan jantan memang lebih utama, tetapi bukan menjadi syarat wajib sahnya kurban.
Sementara itu, melansir laman Laznas Dewan Dakwah, penggunaan hewan betina tetap diperbolehkan selama tidak sedang bunting tua atau menimbulkan mudarat lebih besar.
Dalam kondisi tertentu, memilih hewan jantan bahkan dianjurkan untuk menjaga populasi ternak betina sebagai indukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Gunung Dukono Meletus Berapa Kali? Ini Riwayat Erupsi Gunung Api Aktif di Halmahera
-
8 Karier dan Pekerjaan Terbaik untuk Zodiak Gemini, Sesuai dengan Kepribadiannya
-
11 Kosmetik Populer Ditarik BPOM, Apa Saja Kandungan Bahayanya?
-
Liburan ke Bogor Makin Lengkap, Nonton Sunset di Kebun hingga Healing ke Curug
-
5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
-
Mengenal Barong Tagalog, Busana Khas Filipina yang Dipakai Prabowo di KTT ke-48 ASEAN
-
Liburan di Gili Trawangan Bakal Punya Vibes Baru, Resort Glamping Tepi Pantai Ini Buka Juli 2026
-
Biodata, Umur, dan Pekerjaan Mentereng Aksa Anak Soimah yang Baru Menikah
-
Di Tengah Gempuran Gadget, Pojok Baca Jadi Cara Sederhana Meningkatkan Literasi
-
Terpopuler: 11 Kosmetik Berbahaya Ditarik BPOM, Rekomendasi Moisturizer di Bawah Rp50 Ribu