- Nadiem Makarim menderita penyakit fistula perianal yang memicu pendarahan serius.
- Penyakit ini merupakan saluran abnormal yang menimbulkan nyeri hebat serta pembengkakan.
- Nadiem sempat menjalani perawatan intensif pada Desember 2025 yang mengakibatkan penundaan jadwal persidangan.
Suara.com - Kondisi kesehatan Nadiem Makarim turut menjadi sorotan saat di persidangan. Pasalnya, ia sempat datang dalam kondisi selang infus terpasang. Pertanyaan Nadiem Makarim sakit apa pun turut memicu rasa penasaran publik.
Usut punya usut, Nadiem Makarim ternyata menderita fistula perianal.
Apa itu Fistula Perianal?
Fistula perianal, juga dikenal sebagai fistula ani, adalah kondisi medis yang ditandai dengan terbentuknya saluran abnormal yang menghubungkan bagian dalam anus (rektum atau kanal anal) dengan kulit di sekitar anus (perianal).
Saluran ini biasanya terbentuk akibat infeksi atau abses yang tidak sembuh sempurna, sehingga menciptakan “terowongan” yang memungkinkan cairan, nanah, atau bahkan darah keluar dari dalam tubuh ke permukaan kulit.
Penyakit ini termasuk dalam kategori gangguan proktologi dan cukup umum dialami, meskipun sering kali membuat penderitanya merasa malu dan tidak nyaman.
Penyebab utama fistula perianal adalah infeksi pada kelenjar anal yang tersumbat. Ketika kelenjar ini terinfeksi bakteri, terbentuklah abses (kumpulan nanah).
Jika abses tidak ditangani dengan baik, nanah akan mencari jalan keluar dan membentuk saluran fistula.
Faktor risiko lainnya meliputi penyakit radang usus seperti Crohn’s disease, tuberkulosis, trauma pada area anus, operasi sebelumnya, atau kondisi yang melemahkan sistem imun.
Baca Juga: Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah
Pada sebagian besar kasus, fistula ini bersifat kriptoglandular, artinya berasal dari infeksi kelenjar di anus.
Gejala dan Pengobatan Fistula Perianal
Gejala fistula perianal yang paling sering muncul adalah nyeri hebat di sekitar anus, terutama saat duduk, berjalan, batuk, atau buang air besar.
Penderita juga sering mengalami pembengkakan, kemerahan, keluarnya cairan bernanah atau berbau busuk dari lubang kecil di kulit dekat anus, serta pendarahan.
Gejala ini bisa kambuh-kambuhan dan menurunkan kualitas hidup secara signifikan jika tidak ditangani. Dalam kasus komplikasi, infeksi dapat menyebar dan menyebabkan abses berulang atau bahkan sepsis jika dibiarkan.
Diagnosis fistula perianal biasanya dilakukan melalui pemeriksaan fisik oleh dokter spesialis bedah digestif atau proktologi. Dokter mungkin melakukan pemeriksaan dengan probe, endoskopi (anoskopi), atau pencitraan seperti MRI, ultrasound endoanal, atau fistulografi untuk menentukan jalur fistula dan tingkat kompleksitasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review
-
Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula