- Mongolian Culture Center di Tanjung Lesung, Banten, menawarkan pengalaman budaya autentik Mongolia bagi wisatawan asal Indonesia.
- Pengunjung dapat mencoba rumah tradisional Ger, mengenakan pakaian adat, hingga berlatih memanah ala prajurit Genghis Khan.
- Pusat kebudayaan ini menjadi simbol perayaan 70 tahun hubungan diplomatik antara negara Indonesia dan Mongolia pada 2026.
Suara.com - Bagi kebanyakan orang, membayangkan Mongolia berarti membayangkan padang rumput yang luas, kaisar legendaris Genghis Khan, dan kehidupan nomaden yang eksotis. Selama ini kita berpikir harus terbang ribuan kilometer untuk merasakannya, tapi ternyata "serpihan" kebudayaan Mongol itu ada di dekat kita, tepatnya di Tanjung Lesung, Banten.
Dalam sesi "Go Mongolia" di Jakarta Marketing Week 2026 baru-baru ini, keunikan ini kembali diperkenalkan sebagai jembatan budaya. Nah, buat kamu yang butuh ide liburan baru yang anti-mainstream, ini dia 5 alasan kenapa Mongolian Culture Center wajib masuk bucket list kamu!
1. Merasakan "Ger", Rumah Ikonik yang Diimpor Langsung
Di sini, kamu bisa masuk ke dalam Ger, tenda tradisional melingkar yang menjadi rumah bagi masyarakat nomaden Mongolia. Bukan sekadar replika, ornamen dan materialnya diimpor langsung sehingga suasana etnisnya terasa sangat kuat. Bagian dalamnya didominasi warna oranye dengan ukiran kayu yang cantik, cocok banget buat kamu yang suka eksplorasi desain unik.
2. Transformasi Menjadi Keluarga Kerajaan Mongol
Jangan cuma melihat, kamu juga bisa mencoba pakaian tradisional asli masyarakat Mongolia. Mulai dari baju kaisar, ratu, hingga panglima perang lengkap dengan singgasananya tersedia di sini. Ini adalah momen terbaik buat ambil foto-foto kece seolah kamu adalah bagian dari sejarah besar bangsa Mongol.
3. Jago Memanah ala Prajurit Genghis Khan
Salah satu kemampuan legendaris bangsa Mongol adalah memanah. Di area tengah Mongolian Culture Center, kamu bisa mencoba latihan memanah layaknya prajurit di masa kejayaannya dulu. Pengalaman ini bakal bikin vibe liburan kamu makin lengkap dan terasa lebih menantang.
4. Simbol 70 Tahun Persahabatan Dua Negara
Baca Juga: 3 Pantai Terindah di Banten, Ada yang Cuma 3 Jam dari Jakarta
Mengunjungi tempat ini juga menjadi bentuk apresiasi terhadap hubungan diplomatik antara Mongolia dan Indonesia yang telah berjalan lama. Duta Besar Mongolia untuk Indonesia, D. Enkhtaivan, menyampaikan harapannya:
“Tidak terasa, tahun 2026 menjadi peringatan 70 tahun hubungan diplomatik antara Mongolia dan Republik Indonesia. Kami berharap hubungan baik ini terus terjalin erat, tidak hanya dalam kolaborasi budaya, tetapi juga pariwisata dan berbagai bentuk kemitraan lainnya.”
5. Paket Lengkap Wisata: Dari Darat, Laut, hingga Udara
Selain belajar budaya, lokasinya yang berada di kawasan Tanjung Lesung memungkinkan kamu menikmati banyak aktivitas lain. Mulai dari jetski dan snorkeling di laut, berkeliling dengan ATV atau sepeda listrik di darat, hingga menyewa pesawat kecil untuk melihat kemegahan Gunung Krakatau dari udara.
Cara ke Sana dan Tips Menginap
Akses menuju lokasi ini pun kini jauh lebih bersahabat bagi warga Jakarta. Setyono Djuandi (SD) Darmono, Utusan Budaya Mongolia di Indonesia sekaligus founder PT Jababeka Tbk, menjelaskan kemudahan aksesnya:
“Saya berharap masyarakat bisa datang ke Tanjung Lesung, menikmati suasananya, dan merasakan langsung bagaimana uniknya kehidupan budaya Mongolia tanpa harus pergi jauh ke luar negeri.”
- Waktu Tempuh: Dengan Tol Serang-Panimbang Seksi I, kamu cuma butuh waktu sekitar 2,5 sampai 3 jam dari Jakarta. Nantinya, jika tol rampung sepenuhnya di akhir 2026, perjalanan bisa dipangkas jadi 2 jam saja!
- Akomodasi: Tidak perlu pusing soal tempat istirahat, karena tersedia berbagai pilihan penginapan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk keluarga, pasangan, maupun kamu yang suka solo traveling.
Jadi, siap untuk melakukan perjalanan budaya lintas negara tanpa perlu paspor? Yuk, langsung gas ke Tanjung Lesung!
Berita Terkait
-
Escape 3 Jam dari Jakarta: Menikmati Sisi Magis Pandeglang Sambil Healing Tipis-tipis
-
Bosan dengan Hiruk Pikuk Kota? Temukan Oase Ketenangan Ramadan di Pinggir Pantai Dekat Jakarta
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Anime Jaadugar Tayang Juli 2026, Angkat Peran Perempuan dalam Sejarah
-
Aero Sport di Era Liburan Keluarga: Ketika Langit Jadi Ruang Rekreasi Baru
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Legislator PDIP Tantang Calon Hakim Agung Bereskan Kasus Terbengkalai dan Pangkas Birokrasi MA
-
2 Orang Meninggal usai Gempa Bumi NTT di Pelabuhan El Say Sikka
-
Dinding Gudang Bulog Jebol Akibat Gempa M 7,7 Nagekeo NTT, Stok Beras di Bima Berhamburan
-
Rakyat sebagai Tameng Kebijakan: Menutupi Cacat Program Lewat Narasi Mulia
-
Vino G Bastian Ubah Total Bentuk Tubuhnya Demi Film Adaptasi India Drishyam
-
Menag Nasaruddin Umar Ungkap Skema Wakaf Saham Masih Diperbaiki
-
KPK Periksa Ketua DPRD Kuansing hingga Eks Pj Sekda di Kasus Suhardiman Amby
-
BAIC BJ30 HEV Dominasi Penjualan di GIIAS 2026 Mobil Listrik T1 Mulai Dilirik
-
Laptop Gaming Bukan Cuma Buat Mabar: ASUS Bongkar Rahasia AI Lokal Biar Kerja 2x Lebih Cepat!
-
Nyoman Nadiana dan Konsep Keberlanjutan untuk Desa Les di Mata Dunia