- Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap 20 Mei.
- Hari ini untuk mengenang berdirinya organisasi Budi Utomo di Batavia tahun 1908.
- Organisasi Budi Utomo didirikan mahasiswa STOVIA sebagai wadah perjuangan modern.
Pada 1948, di tengah Revolusi Kemerdekaan, Presiden Soekarno menetapkan tanggal 20 Mei sebagai Hari Kebangkitan Nasional atas usul Ki Hajar Dewantara. Penetapan ini kemudian diperkuat melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959.
Pemilihan Budi Utomo sebagai simbol kebangkitan didasarkan pada pandangan bahwa organisasi ini menandai lahirnya kesadaran nasional sebagai "orang Indonesia", meskipun ada perdebatan historis karena fokus awalnya lebih pada etnis Jawa.
Namun, semangatnya telah menyulut api nasionalisme yang meluas ke seluruh Nusantara.
Makna dan Relevansi di Era Modern
Hari Kebangkitan Nasional mengajarkan nilai-nilai penting: persatuan di atas perbedaan, pentingnya pendidikan sebagai alat perjuangan, dan semangat gotong royong untuk kemajuan bangsa.
Di masa kini, peringatan ini menjadi pengingat bagi generasi muda untuk "bangkit" menghadapi tantangan kontemporer seperti kemiskinan, ketertinggalan teknologi, disintegrasi sosial, dan persaingan global.
Tema-tema tahunan seperti "Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat" menekankan kolaborasi seluruh elemen bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan berdaulat.
Kebangkitan Nasional bukan hanya kisah masa lalu, melainkan panggilan aksi hari ini. Seperti halnya para pendiri Budi Utomo yang memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk kemajuan bangsa, generasi sekarang dituntut untuk berinovasi, menjaga persatuan, dan melanjutkan perjuangan membangun bangsa.
Di tengah berbagai ujian, semangat 20 Mei mengingatkan bahwa kemerdekaan yang diraih dengan susah payah harus dijaga dan diisi dengan prestasi nyata.
Baca Juga: Bukan Libur Nasional, Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2026 Apakah Wajib Upacara?
Dengan memperingati Hari Kebangkitan Nasional, kita bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga merevitalisasi semangat untuk terus maju. Marilah kita bangkit bersama, menuju Indonesia Emas yang gemilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa
-
Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat
-
Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026
-
Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri
-
Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet
-
Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves
-
Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo