- Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale menyutradarai dokumenter investigasi mengenai dampak ekspansi industri besar di Papua Selatan.
- Film ini menyoroti deforestasi 2,5 juta hektar hutan akibat proyek pembangunan yang mengancam keberlangsungan hidup masyarakat adat setempat.
- Proses produksi selama empat tahun di Papua menghasilkan karya yang memicu diskusi publik luas terkait isu agraria.
Suara.com - Film Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita merupakan karya sutradara Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale. Film dokumenter ini mengangkat isu perjuangan masyarakat adat di Papua Selatan melawan ekspansi industri besar-besaran.
Berikut 10 fakta film Pesta Babi yang wajib kamu ketahui.
1. Film Dokumenter Investigasi Berdurasi Panjang
Pesta Babi adalah film dokumenter berdurasi sekitar 95 menit (ada yang menyebut 90-96 menit).
Film ini menggabungkan penelitian sejarah, antropologi, investigasi jurnalistik, dan analisis kebijakan.
Proses pembuatannya memakan waktu hingga 4 tahun, dengan pengambilan gambar di lima distrik di Papua Selatan seperti Merauke, Boven Digoel, dan Mappi.
2. Disutradarai Duo Dokumenter Kritis
Dandhy Laksono dikenal sebagai jurnalis dan sutradara dokumenter yang sering mengangkat isu sosial-politik. Ia berkolaborasi dengan Cypri Paju Dale.
Keduanya membawa pengalaman panjang dalam mendokumentasikan isu lingkungan dan hak masyarakat adat.
Baca Juga: Link Nonton Film Pesta Babi Gratis, Tinggal Isi Google Form Ini
Film ini diproduksi oleh kolaborasi WatchDoc, Ekspedisi Indonesia Baru, Pusaka Bentala Rakyat, Jubi.id, Greenpeace Indonesia, dan LBH Papua Merauke.
3. Mengangkat Deforestasi Terbesar di Sejarah Modern
Film Pesta Babi menyoroti rencana konversi 2,5 juta hektar hutan Papua menjadi perkebunan industri sawit, tebu, dan proyek pangan skala besar.
Atas nama “ketahanan pangan” dan “transisi energi”, proyek ini disebut sebagai salah satu deforestasi terbesar dalam sejarah dunia modern.
Cerita dimulai dari kedatangan kapal-kapal yang membawa ratusan alat berat.
4. Judul “Pesta Babi” Punya Makna Simbolis Dalam
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Jangan Asal Ikut Tren! Teknologi AI Kini Bisa Bantu Kenali Kondisi Kulit Sebelum Beli Skincare
-
4 Air Cooler Sharp Termurah di Shopee, Daya Listrik Mulai 50 Watt
-
Wewangian Terinspirasi Musim Panas dari Timur Tengah, Sentuhan Segar yang Cocok untuk Iklim Tropis
-
Apa Itu Makeup Patchy? Ini 7 Penyebab dan Cara Mencegahnya agar Wajah Mulus
-
Ramalan 12 Shio Bulan di Juli 2026: Peruntungan Karier, Keuangan, Asmara, dan Kesehatan
-
Perempuan Desa Tak Lagi di Balik Layar, Kini Bisa Jadi Penggerak Ekonomi
-
4 Cushion Budget Friendly di Bawah Rp60 Ribu, Lebih Murah dari Viva Velvet Cushion
-
5 Sepatu Nike Vomero Plus yang Nyaman untuk Lari Jarak Jauh Andalan dr Tirta
-
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
-
Apresiasi Pelanggan Setia, Citilink Serahkan Hadiah Mobil Hybrid dan Tiket Gratis