- Industri kosmetik kini semakin fokus pada penggunaan bahan baku yang aman, berkualitas, dan ramah lingkungan seiring meningkatnya kesadaran konsumen.
- Inovasi bahan aktif Illumeta berbasis AI dari Lautan Luas meraih penghargaan dalam pameran Indonesia Cosmetic Ingredients 2026.
- Salah satu yang diperkenalkan adalah Whimol 3AC(II) sebagai alternatif pengganti D5 yang ramah lingkungan untuk mendukung keberlanjutan industri kosmetik nasional.
Suara.com - Industri kosmetik kini tidak lagi hanya berlomba menghadirkan produk dengan hasil instan atau tampilan menarik. Di balik tren makeup dan skincare yang terus berkembang, perhatian terhadap keamanan bahan baku mulai menjadi fokus utama para produsen kecantikan.
Konsumen yang semakin kritis membuat industri terdorong memilih bahan baku yang tidak hanya efektif, tetapi juga aman digunakan dalam jangka panjang serta lebih ramah lingkungan. Sejumlah negara bahkan mulai memperketat pengawasan terhadap beberapa kandungan kosmetik yang dinilai berpotensi menimbulkan risiko tertentu.
Perubahan tren tersebut ikut mendorong pelaku industri bahan baku kosmetik menghadirkan inovasi baru, termasuk untuk segmen color cosmetics atau kosmetik dekoratif seperti foundation, lip product, hingga cushion.
PT Lautan Luas Tbk menjadi salah satu perusahaan yang memperkuat langkah di sektor ini melalui kolaborasi dengan CMTech. Lewat kerja sama tersebut, Lautan Luas menghadirkan solusi bahan baku color cosmetics untuk mendukung kebutuhan industri kosmetik lokal terhadap formulasi yang lebih aman dan berkualitas.
Berbagai inovasi itu ditampilkan dalam ajang Indonesia Cosmetic Ingredients (ICI) 2026 yang digelar di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, pada 6–8 Mei 2026.
Direktur Komersial PT Lautan Luas Tbk, Soewandhi Soekamto, mengatakan industri kosmetik saat ini membutuhkan akses terhadap bahan baku global yang mampu menjawab kebutuhan pasar sekaligus menjaga kualitas produk.
“Kolaborasi kami dengan CMTech merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi Lautan Luas di pasar color cosmetics yang terus berkembang. Kami berkomitmen untuk menjadi mitra bagi para produsen lokal dalam menghadirkan produk yang berkualitas melalui akses terhadap teknologi bahan baku global,” ujarnya.
Selain fokus pada kosmetik dekoratif, perhatian terhadap bahan aktif yang mendukung kesehatan kulit juga semakin besar. Salah satu inovasi yang diperkenalkan Lautan Luas adalah Illumeta, bahan aktif dari prinsipal Sethic yang dirancang untuk membantu menciptakan tampilan kulit bercahaya atau glass skin melalui teknologi berbasis AI.
Inovasi tersebut meraih penghargaan Gold Winner – Innovation Award dalam ajang ICI 2026 berkat teknologi AI-powered Efficacy Mapping yang diklaim mampu membantu formulasi produk menjadi lebih presisi.
Baca Juga: Cara Mudah Cek BPOM Kosmetik Pakai HP, Sat Set Gak Perlu Ribet!
Tak hanya itu, isu keamanan dan keberlanjutan lingkungan juga mulai memengaruhi pemilihan bahan baku kosmetik. Salah satu yang menjadi sorotan adalah penggunaan D5 (Cyclopentasiloxane), bahan yang umum digunakan dalam kosmetik dekoratif namun mulai diperhatikan di sejumlah negara karena aspek lingkungan.
Sebagai alternatif, Lautan Luas memperkenalkan Whimol 3AC(II), produk lokal yang dikembangkan sebagai pengganti D5 dengan performa serupa untuk aplikasi kosmetik dekoratif.
“Kami terus berupaya menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan industri dan perkembangan pasar. Melalui pengenalan Whimol 3AC(II) sebagai alternatif pengganti D5, kami ingin mendukung mitra industri dalam menghadirkan produk yang lebih aman dan tetap kompetitif,” kata Soewandhi.
Melalui berbagai inovasi tersebut, industri kosmetik nasional dinilai mulai bergerak menuju formulasi yang lebih memperhatikan keamanan konsumen, kualitas bahan baku, dan keberlanjutan di tengah persaingan pasar kecantikan yang semakin ketat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Pengangkatan Otomatis, Begini Skema Guru PPPK Jadi PNS pada 2027
-
Riset CORE Ungkap Trik Pemerintah Sembunyikan Utang, Dari Whoosh hingga Burden Sharing BI
-
Kalau Belum Siap Bertanggung Jawab, Pertimbangkan Lagi Punya Anak
-
Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas
-
Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
-
Bukan Pertumbuhan Ekonomi, Riset CORE Bongkar RAPBN 2027 Justru Bikin Anggaran Makin Ketat
-
Diperiksa KPK 7 Jam, Bupati Kuansing Bungkam Soal Selisih Amplop di Meja Raja Juli
-
Dari Dapur Rumah ke Restoran, Bisnis Alumni SisBerdaya Ini Catat Kenaikan Omzet 70%
-
Review Loki Season 2: Dari God of Mischief Menjadi Penjaga Multisemesta
-
Mengantuk Sekejap, Pikap L300 Terjun Bebas ke Sungai di Blitar