Suara.com - Bepergian ke luar negeri sering menjadi pengalaman yang dinantikan, baik untuk liburan, menghadiri acara khusus, maupun perjalanan bisnis. Namun di balik rencana perjalanan yang sudah disusun dengan matang, selalu ada kemungkinan risiko tak terduga, mulai dari keterlambatan penerbangan, bagasi hilang, hingga kondisi darurat medis di negara tujuan.
Karena itu, semakin banyak traveler yang mulai mempertimbangkan untuk membeli asuransi perjalanan sebagai bagian penting dari persiapan sebelum bepergian ke luar negeri.
Apa Itu Asuransi Perjalanan?
Asuransi perjalanan (travel insurance) adalah perlindungan yang dirancang untuk memberikan jaminan terhadap berbagai risiko kerugian atau biaya tak terduga yang dapat terjadi sebelum maupun selama perjalanan, baik perjalanan dalam negeri ataupun perjalanan ke luar negeri.
Beberapa risiko yang biasanya dilindungi berupa biaya perawatan medis darurat, gangguan perjalanan seperti keterlambatan atau pembatalan penerbangan, maupun kehilangan atau kerusakan bagasi. Dengan adanya asuransi perjalanan, traveler memiliki perlindungan finansial terhadap berbagai kemungkinan yang tidak dapat diprediksi selama perjalanan berlangsung.
Sebenarnya, Bagaimana Cara Kerja Asuransi Perjalanan?
Pada dasarnya, asuransi perjalanan luar negeri dirancang untuk memberikan perlindungan sejak polis aktif sebelum keberangkatan hingga traveler kembali ke negara asal.
Artinya, perlindungan tidak hanya berlaku saat traveler berada di negara destinasi, tetapi juga mencakup berbagai kemungkinan yang terjadi sebelum dan selama perjalanan berlangsung.
Ketika terjadi risiko yang dijamin dalam polis, seperti kondisi darurat medis atau gangguan perjalanan, pemegang polis dapat mengajukan klaim sesuai dengan manfaat dan ketentuan yang tercantum di dalam polis.
Baca Juga: Mandiri Inhealth Raup Laba Rp82,8 Miliar di Kuartal I 2026, Apa Pendorongnya?
Dalam beberapa kondisi, layanan bantuan darurat (travel assistance) yang biasanya menjadi salah satu layanan yang diberikan perusahaan asuransi perjalanan juga dapat membantu traveler dalam mendapatkan akses ke rumah sakit, bantuan medis, atau bantuan lainnya saat menghadapi kondisi darurat saat perjalanan.
Kapan Sebaiknya Saya Membeli Asuransi Perjalanan?
Banyak orang baru mempertimbangkan asuransi saat mendekati hari keberangkatan. Padahal, membeli asuransi perjalanan sebaiknya dilakukan sejak tiket perjalanan sudah dikonfirmasi.
Hal ini penting karena beberapa manfaat, seperti perlindungan atas pembatalan perjalanan, hanya berlaku jika polis sudah aktif sebelum kejadian yang menyebabkan pembatalan terjadi.
Asuransi perjalanan juga menjadi semakin relevan bagi traveler yang berencana bepergian ke luar negeri dalam periode waktu yang lama, membawa barang berharga, atau mengunjungi negara dengan biaya kesehatan yang tinggi.
Zurich Travel Insurance, Perlindungan untuk Perjalanan Lebih Tenang
Berita Terkait
-
Ngeri! Aa Juju Nekat Mau Jalan-jalan ke Perbatasan Kamboja yang Identik Perdagangan Ginjal
-
Raksasa Asuransi Ini Sukses Pangkas Emisi Kantor 17 Persen
-
Di Tengah Krisis Global, Traveling Tetap Prioritas: Anggaran Wisata Malah Meningkat di 2026
-
Prudential Syariah Bayar Klaim Rp2,2 Triliun Sepanjang 2025
-
Tren Traveling Bergeser, Wisatawan Kini Utamakan Kemudahan Ubah Jadwal Penerbangan
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan