Lifestyle / Komunitas
Senin, 25 Mei 2026 | 12:07 WIB
AAA Clan pecahkan Guinnes World Records di Marapthon. (Instagram/mister.aloy)
Baca 10 detik
  • Bigmo viral usai menyebut Guinness World Records 'bisa dibeli'.
  • Netizen menduga pernyataan itu menyindir pencapaian AAA Clan yang memecahkan rekor saat streaming Marapthon.
  • Publik kemudian penasaran bagaimana cara mendapatkan Guinness World Records dan apakah rekor tersebut benar-benar bisa dibeli.

Padahal, biaya yang dibayarkan bukan untuk membeli gelar rekor, melainkan untuk layanan administrasi, percepatan review, hingga kehadiran tim penilai resmi dari Guinness World Records.

Cara dan Syarat Pengajuan Guinness World Records

Pengajuan Guinness World Records terbuka untuk umum. Siapa saja yang ingin mendaftarkan diri sebagai pemecah rekor dunia baru harus melakukan langkah-langkah berikut ini:

  1. Buat akun dan login untuk mendaftar di situs resmi Guinness World Records
  2. Temukan rekor yang ingin Anda tantang. Apabila status rekor aktif dan tengah menerima aplikasi baru, tombol "Apply Now" atau "Daftar Sekarang"
  3. Jika Anda tidak menemukan rekor yang sesuai, klik tombol "Ajukan Rekor Baru" / "Apply for a new record title"
  4. Isi formulir pendaftaran dengan lengkap

Setelah semua proses pendaftaran dan pengajuan dilakukan, tim Guinness World Records akan melakukan verifikasi. Proses ini memakan waktu hingga 12 minggu.

Atau jika ingin mempercepat proses verifikasi menjadi 5 hari kerja, tersedia jalur "Aplikasi Prioritas". Calon pemecah rekor harus membayar biaya administrasi jika ingin mengambil jalur ini.

Sementara itu, rekor yang diajukan untuk Guinness World Records tidak boleh sembarangan. Ada sederet syarat harus dipenuhi, yakni:

  1. Rekor bisa diukur secara objektif dengan menggunakan satuan ukur. Rekor dengan variabel subjektif seperti kebaikan, kesetiaan, dan kecantikan tidak bisa diterima.
  2. Rekor harus bisa dipecahkan dan ditantang setiap saat oleh siapa pun.
  3. Rekor bisa distandarisasi, artinya rekor bisa dilakukan ulang atau ditiru oleh siapa saja.
  4. Rekor harus bisa diverifikasi dan dibuktikan.
  5. Rekor harus berdasarkan satu variabel
  6. Dalam laman resminya, Guinness World Records juga menjelaskan apa-apa saja rekor yang tidak akan diterima. Di antaranya:
  7. Rekor terkait aktivitas tidak layak atau tidak senonoh, contohnya kegiatan yang bisa membahayakan lingkungan.
  8. Kegiatan yang melukai atau membahayakan hewan.
  9. Rekor makan-makan berlebihan. Rekor Guinness World Records berkaitan dengan makan harus menggunakan makanan dalam jumlah kecil dan dilakukan dalam waktu singkat, misalnya rekor makan tiga kue kering dalam waktu tercepat.
  10. Rekor bekaitan dengan konsumsi minuman keras atau alkohol.
  11. Individu berusia di bawah 16 tahun dilarang mengupayakan pemecahan rekor yang tidak layak untuk anak di bawah umur.

Load More