- Jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Makassar meningkat menjadi 6,18 juta pada 2025 karena sektor pariwisata yang berkembang pesat.
- Mobilitas bisnis yang tinggi di Makassar mendorong permintaan akomodasi singkat melalui pemesanan mendadak dengan durasi menginap sangat pendek.
- Pemerintah Kota Makassar mendukung pertumbuhan bisnis dan pariwisata melalui pembangunan infrastruktur strategis serta pengembangan destinasi wisata baru.
Selain itu, pembangunan Jalan Multi Years Project (MYP) yang dimulai sejak April 2026 bertujuan meningkatkan konektivitas kawasan penyangga dengan pusat kota.
Sementara pembangunan Jembatan Barombong diharapkan mampu memperlancar mobilitas dan mengurangi kemacetan menuju kawasan pesisir selatan Makassar.
Seiring meningkatnya kebutuhan akomodasi, RedDoorz kini telah bekerja sama dengan 48 mitra properti di Makassar untuk memenuhi kebutuhan wisatawan maupun pelaku perjalanan bisnis.
Salah satu mitra properti RedDoorz, RedDoorz Plus @ Harvest Inn Panakkukang Makassar, mencatat performa okupansi yang konsisten sejak bergabung pada 2020.
“Bekerja sama dengan RedDoorz memberikan dampak positif yang signifikan terhadap stabilitas pendapatan hotel. Selain itu, pengelolaan hotel menjadi lebih profesional, terutama dari sisi visibilitas properti dan pemasaran digital berbasis teknologi,” ujar Venesia, pemilik properti tersebut.
Selain kemitraan hotel, RedDoorz juga melihat potensi besar model bisnis leasing di Makassar. Salah satunya terlihat dari performa RedDoorz @ Graha Cemerlang Maros yang berada di kawasan menuju Bandara Sultan Hasanuddin.
Setelah dikelola penuh melalui skema leasing, properti tersebut berhasil mencatat rata-rata okupansi di atas 80 persen.
Melihat tren positif tersebut, RedDoorz optimistis Makassar akan terus berkembang sebagai pusat bisnis sekaligus destinasi strategis di Indonesia Timur.
“Kami optimis Makassar akan terus berkembang sebagai pusat bisnis dan destinasi strategis di Indonesia Timur. RedDoorz berkomitmen menjadi mitra strategis bagi pemilik hotel untuk menangkap peluang yang semakin besar di kota ini,” tutup Yohana.
Baca Juga: Bukan Sekadar Estetik: Alasan Mengapa Menepi ke Alam Kini Menuntut Tanggung Jawab Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Foundation Apa yang Bisa Menutupi Flek Hitam? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Makeup Flawless
-
Cushion Apa yang Bisa Menutupi Flek Hitam? Ini 9 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
Spesifikasi dan Keunggulan Pompa Air Shimizu PS-128 BIT untuk Kebutuhan Air Rumah Anda
-
Sunscreen Apa yang Bisa Menghilangkan Bruntusan? Ini 6 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
-
Cek Feng Shui Kamar Tidur Anda, Bisa Jadi Penyebab Rezeki Seret dan Lelah Terus-menerus
-
Cara Pilih Cushion untuk Kulit Berminyak, Lengkap 2 Rekomendasi Terbaik
-
Ketika Ayam Bakar Berpadu Gochujang dan Merica Batak Jadi Juara Kompetisi Masak Korea
-
Cushion vs Foundation: Mana yang Lebih Aman dan Ampuh untuk Kulit Berjerawat?
-
Foundation atau Skin Tint Dulu? Ini Panduan untuk Makeup Flawless
-
Tak Sekadar Bersih, Ini Cara Baru Ciptakan Rumah yang Lebih Nyaman