- Setelah Iduladha, umat Islam memasuki hari Tasyrik pada 11 sampai 13 Dzulhijjah.
- Pada hari tersebut, puasa dilarang karena menjadi waktu makan, minum, dan berzikir.
- Hari Tasyrik juga berkaitan dengan pelaksanaan ibadah kurban setelah Lebaran Haji.
Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa hari Tasyrik merupakan hari makan, minum, dan berdzikir kepada Allah.
Dalam hadis riwayat An-Nasa’i disebutkan, "Hari Arafah, hari Iduladha, dan hari Tasyrik adalah hari raya kita pemeluk Islam serta merupakan hari-hari makan dan minum".
Selain itu, hadis riwayat Bukhari juga menjelaskan bahwa puasa pada hari Tasyrik tidak diperbolehkan kecuali bagi orang tertentu yang sedang menjalankan ibadah haji dan tidak mendapatkan hewan kurban.
Hari yang Haram untuk Puasa
Menyadur dari penjelasan ulama dalam kitab fiqih yang dikutip NU Online, ada lima hari dalam setahun yang diharamkan untuk berpuasa.
Berikut daftarnya:
- Hari Raya Idulfitri
- Hari Raya Iduladha
- 11 Dzulhijjah
- 12 Dzulhijjah
- 13 Dzulhijjah
Puasa pada hari-hari tersebut bukan hanya dilarang, tetapi juga dianggap tidak sah.
Hari yang Dimakruhkan untuk Puasa
Selain hari yang haram untuk puasa, ada juga hari yang dimakruhkan, yaitu yaumus syak atau hari ragu-ragu pada tanggal 30 Syaban.
Baca Juga: Tampil Elegan di Hari Raya, Koleksi Hijab Ini Angkat Kerinduan pada Keindahan Tanah Suci
Disebut yaumus syak karena muncul keraguan apakah sudah masuk Ramadan atau belum.
Sebagian ulama menyebut hukumnya makruh, sementara pendapat lain menganggapnya mendekati haram jika dilakukan tanpa alasan tertentu.
Namun, larangan tersebut bisa gugur jika puasa dilakukan karena qadha, nazar, atau memang sudah menjadi kebiasaan puasa sunnah tertentu seperti puasa Daud.
Amalan yang Dianjurkan saat Hari Tasyrik
Meski tidak boleh puasa, hari Tasyrik tetap menjadi waktu yang penuh keutamaan. Umat Islam dianjurkan memperbanyak zikir, doa, dan ibadah lainnya.
Selain itu, hari Tasyrik juga identik dengan momen berkumpul bersama keluarga sambil menikmati hidangan dari daging kurban.
Oleh karena itu, suasana hari Tasyrik sering disebut sebagai lanjutan kebahagiaan Iduladha yang masih terasa hangat di tengah masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Botok: Jika RUU Perampasan Aset Tak Sah Desember, Dasco, Saan, dan Cucun Siap Mundur
-
Hakim Tolak Perlawanan Yaqut Cholil Qoumas, Sidang Korupsi Kuota Haji Berlanjut!
-
Meski Diterima Pimpinan DPR, Botok Pati Pastikan Aksi 27 Agustus Tetap Lanjut
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
Terkini
-
Dosen UGM Sebut Sistem Desil Bansos Hanya Alibi Pemerintah Kurangi Bantuan Akibat Defisit Fiskal
-
Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
-
55 Warga Malaysia Hilang Kontak di Tengah Banjir Bandang Nepal
-
Nike Pegasus Vs Adidas Ultraboost, Mana yang Lebih Mantap untuk Lari?
-
Transaksi Digital via BRImo di Modinity WHS 2026, Dapatkan Cashback hingga Tas Mewah
-
Tok! Sardjito Resmi Jadi Bos Bursa Mineral OJK
-
Nutrisi Keluarga Harus Tetap Optimal: Tips Bijak Belanja di Tengah Tekanan Ekonomi
-
6 HP untuk Live Streaming TikTok dan Shopee, RAM 8GB dan Baterai 5.000 mAh ke Atas
-
Akibat Desil Tak Akurat, Hati-hati Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
-
Sentil Fasilitas Mewah DPR, Aktivis Pati: Bapak Tetap Kaya Meski Ada Korupsi