Lifestyle / Female
Selasa, 02 Juni 2026 | 07:15 WIB
Koleksi The Real Jelly Melissa. (Dok: Melissa)
Baca 10 detik
  • Sepatu Melissa menggunakan material Melflex eksklusif yang dipatenkan dan sangat fleksibel.
  • Aroma wangi permen karet yang khas mampu bertahan hingga dua tahun.
  • Produk ini ramah lingkungan karena menggunakan bahan daur ulang bersertifikasi vegan.

Pihak manajemen Melissa Indonesia sempat membagikan informasi bahwa teknologi Melflex ini membuat aroma wangi tersebut mampu bertahan hingga dua tahun, meskipun sepatu sering digunakan di luar ruangan.

3. Komitmen Eco-Friendly dan Sertifikasi Vegan

Proses produksi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan juga menjadi faktor penentu harga.

Seluruh lini produk Melissa dibuat di Brazil dengan konsep produksi yang efisien dan meminimalkan limbah.

Komposisi produknya mengandung sekitar 30 persen materi dari bahan daur ulang, dan sisa produksinya dapat didaur ulang kembali hingga 100 persen.

Berdasarkan catatan dari The Original Vegan Society, seluruh produk Melissa kini telah resmi terdaftar sebagai produk ramah vegan yang tidak menggunakan komponen hewani dan bebas dari uji coba pada hewan (cruelty-free).

4. Kolaborasi Desainer Avant-Garde Internasional

Melissa berhasil mengangkat derajat sepatu karet menjadi barang mode mewah melalui strategi kolaborasi.

Merek ini rutin bekerja sama dengan jajaran desainer dunia dan rumah mode papan atas, mulai dari Jean Paul Gaultier, Vivienne Westwood, Karl Lagerfeld, hingga merek populer saat ini seperti GANNI.

Baca Juga: 4 Sepatu Wanita Tanpa Tali dari Brand Lokal, Praktis Dipakai dan Tetap Modis

Sentuhan desain avant-garde yang eksklusif ini membuat setiap koleksi kolaborasinya memiliki nilai seni tinggi yang sangat diburu oleh para kolektor mode di berbagai belahan dunia.

Itulah penjelasan mengapa sepatu merek Melissa itu mahal. Apakah Anda tertarik membeli salah satu modelnya?

Load More