- PT Batiqa Hotel Manajemen dan Adora Marsada Group akan membangun Batiqa Hotel Adora di Lampung dengan konsep airport lifestyle.
- Hotel yang dijadwalkan beroperasi pada tahun 2027 ini menyediakan 60 kamar serta fasilitas lengkap untuk mendukung wisatawan maupun pebisnis.
- Kehadiran hotel transit modern ini bertujuan untuk memfasilitasi peningkatan mobilitas pelancong sekaligus memperkuat ekosistem pariwisata serta ekonomi daerah Lampung.
Suara.com - Bagi banyak pelancong, Lampung sering kali menjadi pintu masuk sebelum melanjutkan perjalanan ke berbagai wilayah di Pulau Sumatera. Namun dalam beberapa tahun terakhir, provinsi ini tak lagi sekadar menjadi daerah persinggahan.
Keindahan pantai, wisata bahari, hingga geliat bisnis yang terus tumbuh membuat Lampung semakin ramai dikunjungi wisatawan maupun pelaku perjalanan dinas.
Seiring meningkatnya mobilitas tersebut, kebutuhan akan akomodasi yang nyaman dan mudah diakses pun semakin besar. Tak sedikit wisatawan yang membutuhkan tempat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan, sementara para pebisnis memerlukan hotel yang praktis dengan fasilitas lengkap untuk mendukung aktivitas mereka.
Melihat kebutuhan itu, PT Batiqa Hotel Manajemen bersama Adora Marsada Group akan menghadirkan Batiqa Hotel Adora Lampung, sebuah hotel yang mengusung konsep airport lifestyle transit hotel.
Konsep ini dirancang untuk menjawab kebutuhan wisatawan modern yang menginginkan kenyamanan tanpa harus menghabiskan waktu lama di perjalanan menuju tempat menginap.
Head of Hospitality Operations PT Surya Semesta Internusa Tbk, Kadek Suartana, mengatakan konsep tersebut telah terbukti diminati pasar melalui pengalaman Batiqa di kota lain.
"Kami sangat optimistis hotel ini dapat mulai beroperasi pada tahun 2027 dan menjadi properti Batiqa kedua di Lampung. Konsep airport lifestyle transit hotel bukanlah hal baru bagi kami. Konsep ini telah kami terapkan dengan sukses di Batiqa Hotel Pekanbaru yang selama tiga tahun terakhir mencatat tingkat okupansi rata-rata di atas 70 persen," ujarnya.
Batiqa Hotel Adora Lampung nantinya akan dilengkapi dengan 60 kamar, ballroom, ruang pertemuan, kolam renang, dan area bermain anak.
Fasilitas tersebut dirancang agar hotel tidak hanya menjadi tempat bermalam, tetapi juga ruang yang nyaman untuk beristirahat, bekerja, maupun berkumpul bersama keluarga.
Baca Juga: Berbagai Peluang Baru Hadir untuk Mudahkan Wisatawan Lakukan Perjalanan Liburan
Pproyek ini, kata dia juga menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan hotel lokal di Indonesia. Saat ini Batiqa telah hadir di sejumlah kota besar seperti Pekanbaru, Palembang, Lampung, Jababeka, Karawang, Cirebon, dan Surabaya.
Wakil Presiden Direktur PT Batiqa Hotel Manajemen, Michael Tjahaja, mengatakan kehadiran hotel ini mencerminkan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan pengalaman menginap yang sesuai dengan kebutuhan wisatawan masa kini.
"Kami ingin terus memberikan pengalaman menginap yang relevan dengan kebutuhan pelanggan saat ini sekaligus mempertahankan kualitas layanan yang menjadi ciri khas Batiqa," katanya.
Menurut Michael, konsistensi pelayanan menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan tamu.
"Melalui pengalaman menginap yang konsisten dan berkesan di setiap properti, kami optimis hotel ini dapat terus mempertahankan posisinya sebagai brand lokal yang menjunjung tinggi service excellence serta relevansi dengan kebutuhan pasar," tambahnya.
Dengan semakin tingginya arus wisatawan dan perjalanan bisnis ke Lampung, kehadiran hotel transit modern menjadi salah satu kebutuhan yang tak bisa diabaikan. Bukan hanya mendukung kenyamanan perjalanan, tetapi juga ikut memperkuat ekosistem pariwisata dan ekonomi daerah.
Di tengah posisi strategis Lampung sebagai gerbang Pulau Sumatera, hotel-hotel berkonsep transit diperkirakan akan menjadi bagian penting dari pengalaman perjalanan para wisatawan di masa mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto
-
Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun
-
DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik
-
Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal
-
Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun
-
Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru
-
Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas
-
Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review