- Presiden Prabowo memperkenalkan motivator dunia Tony Robbins dalam acara nutrisi di Bogor pada Rabu, 3 Juni 2026.
- Robbins meninjau Program Makan Bergizi Gratis bersama Prabowo karena memiliki kesamaan nilai kepedulian terhadap masalah kelaparan.
- Prabowo menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan program makan bergizi agar tidak terjadi praktik korupsi oleh oknum.
Suara.com - Nama Tony Robbins kembali menjadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto memperkenalkannya di hadapan para pengelola dan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dalam acara bertajuk Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition yang digelar di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat pada Rabu (3/06/2026) itu, Prabowo bahkan mengajak motivator asal Amerika Serikat itu mencicipi langsung menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah.
Prabowo menyebut Tony Robbins bukan sekadar motivator terkenal dunia, melainkan juga sahabatnya yang memiliki pandangan serupa terkait kepemimpinan dan kepedulian sosial.
"Terima kasih. Hari ini saya memang mengundang seorang motivator, seorang tokoh, tokoh pengusaha yang sukses dari Amerika Serikat, yang sudah menjadi sahabat saya," kata Prabowo.
Lantas, siapa sebenarnya Tony Robbins?
Sosok Motivator Dunia yang Berawal dari Keluarga Miskin
Tony Robbins memiliki nama lengkap Anthony J. Mahavoric. Ia lahir pada 29 Februari 1960 di California, Amerika Serikat.
Saat ini, Robbins dikenal sebagai pembicara motivasi, penulis buku pengembangan diri, pelatih kepemimpinan, sekaligus pengusaha yang seminar-seminarnya dihadiri ribuan peserta dari berbagai negara.
Namun, kesuksesan itu tidak diraih dengan mudah. Menurut Prabowo, Robbins berasal dari keluarga yang hidup dalam kondisi ekonomi sangat sulit.
Baca Juga: Dadan Cs Ditahan Kejagung, Ketua Banggar DPR: BGN Harus Fokus Makan Bergizi, Bukan iPad dan Motor
"Banyak pandangan-pandangan beliau sama dengan pandangan saya. Beliau berasal dari keluarga yang sangat miskin, dari kecil beliau menghadapi tantangan, berasal dari keluarga yang sangat miskin," ujar Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung kisah masa kecil Robbins yang menjadi titik balik kehidupannya.
Saat perayaan Thanksgiving di Amerika Serikat, keluarga Robbins disebut tidak memiliki makanan sama sekali. Kemudian seseorang datang dan memberikan bantuan makanan kepada keluarganya.
"Tiba-tiba ada orang yang datang, mungkin mendengar dari tetangga-tetangga bahwa keluarga ini tidak punya makan," kata Prabowo.
Pengalaman tersebut, menurut Prabowo, membentuk kepedulian Robbins terhadap persoalan kelaparan hingga dewasa.
"Dari situlah beliau berkembang sampai pada saat beliau jadi orang, beliau selalu mikir orang-orang yang tidak makan," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Dadan Cs Ditahan Kejagung, Ketua Banggar DPR: BGN Harus Fokus Makan Bergizi, Bukan iPad dan Motor
-
Bunga Zainal Kritik Prabowo Usai Dolar Tembus Rp18 Ribu: Pidato Tak Sesuai Kenyataan
-
Guru Besar UGM Soroti Penetapan Dadan sebagai Tersangka: Kenapa Baru Sekarang?
-
Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu
-
Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen