- Presiden Prabowo memperkenalkan motivator dunia Tony Robbins dalam acara nutrisi di Bogor pada Rabu, 3 Juni 2026.
- Robbins meninjau Program Makan Bergizi Gratis bersama Prabowo karena memiliki kesamaan nilai kepedulian terhadap masalah kelaparan.
- Prabowo menekankan pentingnya integritas dalam pengelolaan program makan bergizi agar tidak terjadi praktik korupsi oleh oknum.
Penulis Buku Bestseller dan Pembicara Motivasi Terkenal
Tony Robbins mulai dikenal luas sejak menerbitkan buku Unlimited Power pada 1986. Namanya semakin mendunia setelah merilis Awaken the Giant Within pada 1991, yang hingga kini masih menjadi salah satu buku pengembangan diri paling populer.
Selain menulis buku, Robbins juga aktif menggelar seminar motivasi berskala besar seperti Unleash the Power Within dan Business Mastery. Materi yang ia bawakan umumnya berkaitan dengan kepemimpinan, pengembangan diri, bisnis, produktivitas, hingga pengelolaan keuangan.
Tak heran jika Robbins kerap dijuluki sebagai salah satu motivator paling berpengaruh di dunia.
Alasan Tony Robbins Tertarik dengan Program MBG
Prabowo mengungkapkan bahwa pertemuannya dengan Tony Robbins juga berkaitan dengan ketertarikan sang motivator terhadap Program Makan Bergizi Gratis yang dijalankan pemerintah Indonesia.
"Saya jumpa beliau karena beliau dengar tentang program kita," ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, ada kesamaan nilai antara dirinya dan Robbins dalam memandang pentingnya akses makanan bagi masyarakat.
"Jadi, di situ mungkin ada berjumpanya nilai, berjumpanya pandangan, dan berjumpanya filosofi," katanya.
Baca Juga: Dadan Cs Ditahan Kejagung, Ketua Banggar DPR: BGN Harus Fokus Makan Bergizi, Bukan iPad dan Motor
Diajak Prabowo Mencicipi Menu Makan Bergizi Gratis
Salah satu momen menarik yang diceritakan Prabowo adalah ketika dirinya dan Tony Robbins mencicipi langsung menu MBG di sebuah sekolah.
Meski harus memilih dapur MBG yang dikelola Polri, Prabowo mengaku terkesan dengan kualitas makanan yang disajikan.
"Saya akui karena ini, apa itu, dapurnya Polri yang agak baik, lah, saya, saya, saya… Kenapa kalian ketawa? Kenapa kalian ketawa? Kenapa? Ya bagus, dong, agak baik itu bagus. Daripada agak jelek," katanya.
"Ini nasinya enak. Saya akui, pulen. Enggak kalah sama restoran Jepang," ujar Prabowo yang disambut tawa peserta.
Ia juga memuji lauk sederhana berupa orek tempe yang menurutnya sangat lezat.
"Orek tempe, enak sekali. Hanya kurang banyak," selorohnya.
Prabowo kemudian berkelakar bahwa dirinya dan Tony Robbins memiliki porsi makan lebih besar dibanding siswa SMP yang menjadi penerima manfaat program.
"Pak Tony sama saya makan. Dia gede orangnya, kan, dia dalam hati, aduh kasihan anak Indonesia, ya," kata Prabowo yang kembali memancing tawa hadirin.
Meski disampaikan dengan nada santai, Prabowo menegaskan bahwa program makan bergizi merupakan hal yang sangat serius dan tidak boleh disalahgunakan.
"Masalah makan ini masalah sakral. Makan bagi orang susah, tidak boleh jadi sarana memperkaya oknum-oknum."
Ia juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan MBG agar menjaga integritas karena sektor pengadaan makanan rentan terhadap praktik korupsi.
"Makan paling gampang dikorupsi," tegasnya.
Melalui kunjungan bersama Tony Robbins tersebut, Prabowo tampaknya ingin menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal penyediaan makanan, tetapi juga bagian dari upaya membangun generasi yang lebih sehat sekaligus memastikan tidak ada anak yang tumbuh dalam kondisi kelaparan.
Berita Terkait
-
Dadan Cs Ditahan Kejagung, Ketua Banggar DPR: BGN Harus Fokus Makan Bergizi, Bukan iPad dan Motor
-
Bunga Zainal Kritik Prabowo Usai Dolar Tembus Rp18 Ribu: Pidato Tak Sesuai Kenyataan
-
Guru Besar UGM Soroti Penetapan Dadan sebagai Tersangka: Kenapa Baru Sekarang?
-
Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu
-
Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Bikin Cemas! Penampilan Terbaru Salman Khan yang Tampak Lemah dan Menua Jadi Sorotan
-
Bahlil Optimistis Hidrogen Bakal Jadi Pesaing Kuat Kendaraan Listrik Berbasis Baterai
-
Di Balik Layar Kesuksesan UMKM, Sosok Mantri BRI yang Tak Lelah Mendampingi
-
Efisiensi Pabrik Isuzu Karawang Melahirkan Unit Traga dan Elf Setiap Tujuh Menit
-
Tinggalkan Keluarga 3 Tahun, Ini Alasan Emosional Darije Kalezic Kembali ke PSM Makassar
-
Megawati Singgung Wajah Baru TIM: Dulu Milik Rakyat, Kini Terasa Borjuis
-
Instagram Cristiano Ronaldo Diduga Menyukai Unggahan FIFA Soal 'Bantu' Argentina
-
3 Zodiak yang Diprediksi Menarik Kekayaan Besok 22 Juli 2026, Pintu Rezeki Terbuka
-
Pindar Samir Tumbuh 84% di Semester Pertama 2026
-
Mulai 2027 Bensin Wajib Dicampur Etanol, Demi Kurangi Impor BBM