Lifestyle / Female
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:05 WIB
Ilustrasi skincare (freepik)
Baca 10 detik
  • Tren skincare dan rekomendasi produk viral membuat banyak orang tertarik mencoba berbagai produk baru.
  • Tidak sedikit yang akhirnya sering gonta-ganti skincare dengan harapan mendapatkan hasil lebih cepat atau menemukan produk yang paling cocok.
  • Apakah kebiasaan sering gonta-ganti skincare ini aman?

Lebih lanjut, dr. Giovanni juga menegaskan pentingnya mengenali produk yang digunakan sebelumnya, terutama jika berasal dari racikan dokter.

Jika ingin berhenti menggunakan skincare racikan, konsultasi terlebih dahulu diperlukan untuk mengetahui kandungan bahan aktif di dalamnya dan mencegah risiko yang tidak diinginkan pada kulit.

Jadi, meski ganti skincare diperbolehkan, prosesnya tetap harus dilakukan secara perlahan agar kesehatan kulit tetap terjaga dan risiko iritasi dapat diminimalkan.

Ciri-Ciri Skincare Tidak Cocok di Wajah

Ilustrasi Memakai Skincare. (Freepik/artursafronovvvv)

Dari penjelasan di atas, penting untuk mengetahui tanda skincare tidak cocok di wajah jika kamu memiliki kebiasaan gonta-ganti skincare.

Kulit yang tidak cocok dengan skincare biasanya akan menunjukkan reaksi tertentu setelah produk digunakan, mulai dari iritasi ringan hingga munculnya jerawat dan ruam.

Melansir laman resmi Siloam Hospitals dan L'Oreal Paris, berikut beberapa tanda skincare tidak cocok di wajah.

1. Kulit Terasa Gatal dan Perih

Rasa gatal yang muncul setelah menggunakan skincare baru merupakan salah satu tanda paling umum bahwa produk tersebut tidak cocok untuk kulit.

Kondisi ini sering disertai sensasi perih, panas, atau menyengat yang menandakan adanya iritasi atau reaksi alergi terhadap kandungan tertentu dalam produk.

Baca Juga: 7 Moisturizer Lokal Mengandung SPF, Praktis untuk Skincare Pagi Hari

2. Muncul Kemerahan atau Ruam

Kulit yang memerah setelah pemakaian skincare dapat menjadi tanda peradangan akibat bahan yang tidak sesuai dengan kondisi kulit.

Pada beberapa kasus, kemerahan juga disertai rasa terbakar atau sensasi tidak nyaman yang berlangsung cukup lama.

3. Kulit Kering dan Mengelupas

Skincare yang terlalu keras dapat merusak lapisan pelindung kulit atau skin barrier sehingga kulit kehilangan kelembapan alaminya. Akibatnya, wajah menjadi kering, terasa tertarik, bersisik, bahkan mengelupas.

4. Timbul Jerawat atau Breakout

Kemunculan jerawat secara tiba-tiba setelah mencoba produk baru bisa menjadi pertanda bahwa skincare tersebut menyumbat pori-pori atau memicu iritasi.

Dalam dunia dermatologi, kondisi ini dikenal sebagai acne cosmetica, yaitu jerawat yang dipicu atau diperparah oleh penggunaan kosmetik dan produk perawatan kulit tertentu.

5. Muncul Bruntusan dan Tekstur Kulit Menjadi Kasar

Selain jerawat, skincare yang tidak cocok juga dapat menyebabkan munculnya bruntusan atau bintik-bintik kecil yang membuat permukaan kulit terasa tidak rata.

Perubahan tekstur ini umumnya terjadi akibat iritasi atau respons negatif kulit terhadap kandungan tertentu dalam produk.

6. Kulit Menjadi Lebih Berminyak

Tidak semua reaksi ketidakcocokan skincare membuat kulit menjadi kering. Pada sebagian orang, produk yang tidak sesuai justru dapat merangsang produksi minyak berlebih sehingga wajah tampak semakin berminyak dan mudah kusam.

Load More