Lifestyle / Komunitas
Senin, 08 Juni 2026 | 12:55 WIB
Potret hewan peliharaan (Pixabay/@huoadg5888)
Baca 10 detik
  • Masyarakat Indonesia kini memandang hewan peliharaan sebagai bagian keluarga yang mendukung gaya hidup dan kenyamanan emosional sehari-hari.
  • Pameran Jakarta International Pet Show 2026 akan diselenggarakan pada 3-5 Juli 2026 di NICE PIK 2, Tangerang.
  • Acara tersebut menargetkan 20.000 pengunjung melalui beragam aktivitas edukasi, rekreasi, serta pameran produk bagi para pecinta satwa.

Suara.com - Hewan peliharaan kini semakin dianggap sebagai bagian dari keluarga. Tak hanya menjadi teman di rumah, kehadiran anjing, kucing, burung, hingga satwa lainnya juga dinilai dapat memberikan kenyamanan emosional dan menemani aktivitas sehari-hari. 

Seiring perubahan tersebut, tren pet parenting dan kebutuhan akan produk maupun layanan untuk hewan peliharaan terus berkembang di Indonesia.

General Manager Mavic Dyandra Internasional, Bunga Swastika Putri, menilai perubahan tersebut menunjukkan bahwa hewan peliharaan telah memiliki peran yang lebih besar dalam kehidupan masyarakat.

“Tren kepemilikan hewan peliharaan di Indonesia terus berkembang dan tidak lagi sebatas hobi, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup serta anggota keluarga bagi banyak masyarakat,” ujar Bunga.

Menurutnya, perkembangan tersebut turut mendorong lahirnya berbagai ruang interaksi yang mempertemukan komunitas, pelaku usaha, dan masyarakat umum untuk saling berbagi informasi seputar dunia hewan peliharaan.

Salah satu yang akan hadir tahun ini adalah Jakarta International Pet Show (JIPS) 2026 yang digelar pada 3–5 Juli 2026 di Nusantara International Convention and Exhibition atau NICE PIK 2, Tangerang.

Mengusung tema “Diverse Pet”, pameran ini menyoroti keberagaman dunia hewan peliharaan yang kini semakin luas. Tidak hanya menghadirkan anjing dan kucing, pengunjung juga dapat mengenal lebih dekat berbagai jenis burung, reptil, hingga satwa eksotis yang mulai diminati masyarakat.

Tahun ini, penyelenggara memindahkan lokasi acara ke venue yang lebih besar untuk mengakomodasi bertambahnya peserta pameran dan aktivitas yang dihadirkan. Selain menampilkan produk dan layanan untuk hewan peliharaan, acara ini juga dirancang sebagai ruang edukasi dan rekreasi keluarga.

Project Director JIPS 2026, Adhika Arthaparty, mengatakan antusiasme masyarakat terhadap dunia hewan peliharaan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Baca Juga: Melihat Pengembangbiakan Unta Australia di Mojokerto

“Melihat perkembangan industri pet dan antusiasme komunitas yang terus tumbuh setiap tahunnya, kami optimistis JIPS 2026 dapat menarik lebih dari 20.000 pengunjung,” katanya.

Salah satu area yang diperkirakan menarik perhatian pengunjung adalah Mini Zoo by deHakims yang menghadirkan sejumlah satwa unik seperti kapibara, binturong, dan berbagai jenis burung eksotis.

Pengunjung juga dapat melihat Kakatua Raja dan Sanca Albino yang dibawa oleh Jagat Satwa Nusantara, serta Elang Harris dan Kucing Savannah dari Animalium.

Bagi pemilik anjing, tersedia aktivitas Ninja Dog Warrior dan Fun Dog Agility yang mengajak hewan dan pemiliknya bekerja sama melewati berbagai tantangan ketangkasan. 

Sementara itu, pecinta reptil dapat mengikuti Morphvolution bersama Reptvolution yang mempertemukan breeder dan kolektor reptil dari berbagai daerah, termasuk kompetisi gecko dengan 17 kategori penilaian.

Tak hanya berfokus pada hiburan, JIPS 2026 juga menghadirkan program edukasi kesejahteraan hewan melalui Pet Awareness & Welfare in School (PAWS). 

Load More