Lifestyle / Male
Rabu, 10 Juni 2026 | 08:32 WIB
Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin hadir di Universtitas Pelita Harapan (UPH) untuk memberi kuliah umum saat UPH Fest. [Yandi Sofyan/Suara.com]
Baca 10 detik
  • Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dipanggil Presiden Prabowo ke Istana Negara pada 9 Juni 2026 terkait isu jabatan.
  • Budi Gunadi Sadikin memiliki latar belakang pendidikan fisika nuklir ITB serta pengalaman luas sebagai profesional sektor perbankan.
  • Isu pergantian posisi menjadi Menteri Keuangan muncul karena rekam jejak Budi yang kuat di bidang keuangan nasional.

Saat ditanya langsung usai menghadap Presiden Prabowo, Budi menjawab singkat dengan senyum.

“Sekarang masih jadi Menkes,” ucap Budi Gunadi Sadikin.

Ia menegaskan bahwa keputusan akhir ada di tangan Presiden Prabowo.

Karier Budi menunjukkan pola “cross-sector leader” yang mampu beradaptasi di berbagai bidang. Dari fisikawan nuklir, bankir senior, pemimpin BUMN, hingga pengelola sektor kesehatan, ia membuktikan bahwa kompetensi manajerial dan visi strategis lebih penting daripada latar belakang disiplin ilmu semata.

Pendekatannya yang berbasis data dan pengalaman korporasi sering dipuji dalam penanganan isu-isu kompleks seperti vaksinasi massal dan reformasi rumah sakit.

Meski demikian, kontroversi kinerja Kementerian Kesehatan tetap mewarnai perjalanannya. Publik menantikan bagaimana Budi akan terus berkontribusi, baik di posisi Menkes maupun potensi peran baru di bidang keuangan.

Dengan rekam jejak yang solid di sektor keuangan dan BUMN, namanya memang masuk akal sebagai kandidat Menkeu. Namun, hingga kini, Budi Gunadi Sadikin tetap fokus menjalankan tugas sebagai Menteri Kesehatan.

Load More