- Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko akan memberikan hadiah juara sebesar 50 juta dolar AS.
- FIFA meningkatkan total hadiah prestasi menjadi 655 juta dolar AS guna mendukung pengembangan sepak bola secara global.
- Turnamen yang berlangsung Juni hingga Juli 2026 ini menerapkan format baru dengan melibatkan 48 negara peserta kompetisi.
Suara.com - Piala Dunia FIFA 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi sorotan dunia bukan hanya karena format baru dengan 48 tim peserta, tetapi juga karena hadiah uang yang mencetak rekor sepanjang sejarah turnamen sepak bola terbesar ini. Lantas, berapa hadiah juara Piala Dunia 2026?
FIFA secara resmi mengumumkan peningkatan signifikan dana hadiah, yang mencerminkan pertumbuhan komersial olahraga ini. Juara Piala Dunia 2026 akan membawa pulang hadiah utama sebesar 50 juta dolar AS, sekitar Rp890 miliar hingga Rp900 miliar, tergantung kurs rupiah.
Angka ini naik sekitar 19 persen dibandingkan juara Piala Dunia 2022 di Qatar, di mana Argentina sebagai pemenang hanya mendapatkan 42 juta dolar AS. Peningkatan ini merupakan bagian dari komitmen FIFA untuk mendistribusikan lebih banyak keuntungan kepada negara-negara peserta.
Total dana hadiah prestasi (prize money) mencapai sekitar 655 juta dolar AS, naik 50 persen dari edisi sebelumnya yang hanya 440 juta dolar AS.
Jika ditambah dengan biaya persiapan dan partisipasi lainnya, total distribusi keuangan untuk 48 tim bisa mencapai lebih dari 727 juta hingga 871 juta dolar AS.
Rincian Distribusi Hadiah Piala Dunia 2026
Berikut adalah pembagian hadiah berdasarkan pencapaian tim:
- Juara: 50 juta USD atau Rp900 miliar per tim
- Runner-up: 33 juta USD atau Rp594 miliar per tim
- Peringkat 3: 29 juta USD atau Rp522 miliar per tim
- Peringkat 4: 27 juta USD atau Rp486 miliar per tim
- Perempat finalis (5-8): 19 juta USD atau Rp342 miliar per tim
- 16 besar (9-16): 15 juta USD atau Rp270 miliar per tim
- 32 besar (17-32): 11 juta USD atau Rp198 miliar per tim
- Gugur di fase grup (33-48): 9 juta USD atau Rp162 miliar per tim
Selain itu, setiap tim peserta dijamin mendapatkan minimal 10,5 juta USD (Rp189 miliar). Ini termasuk 1,5 juta USD (Rp27 miliar) untuk biaya persiapan dan partisipasi dasar. Bahkan tim yang tersingkir paling awal tetap mendapat keuntungan finansial yang cukup besar.
Peningkatan hadiah ini disetujui oleh FIFA Council pada Desember 2025. Tujuannya adalah untuk mendukung pengembangan sepak bola di seluruh dunia, terutama bagi negara-negara yang jarang lolos ke putaran final.
Baca Juga: Apakah Cristiano Ronaldo Main di Piala Dunia 2026?
Dengan ekspansi menjadi 48 tim, lebih banyak negara dari berbagai konfederasi bisa merasakan atmosfer Piala Dunia dan manfaat ekonominya.
Dampak Ekonomi dan Kontroversi
Hadiah fantastis ini tentu menjadi motivasi ekstra bagi para pemain dan federasi.
Namun, di balik angka-angka menggiurkan tersebut, ada kritik dari berbagai pihak. Beberapa menganggap peningkatan hadiah belum sebanding dengan biaya penyelenggaraan yang sangat mahal, termasuk tiket pertandingan yang mahal dan dampak lingkungan dari turnamen sebesar ini.
Di sisi lain, para penggemar berharap hadiah besar ini dapat mendorong peningkatan kualitas sepak bola global.
Bagi juara, 50 juta dolar bukan hanya uang, tapi juga modal untuk investasi jangka panjang di sepak bola nasional.
Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung mulai Juni hingga Juli 2026 dengan final di MetLife Stadium, New Jersey. Dengan format baru yang lebih kompetitif, persaingan diprediksi semakin ketat. Tim-tim kuat seperti Argentina (juara bertahan), Brasil, Prancis, Inggris, dan Jerman tentu menjadi favorit, tapi kejutan selalu mungkin terjadi.
Secara keseluruhan, hadiah juara Piala Dunia 2026 sebesar 50 juta dolar AS menandai era baru dalam sepak bola internasional. Ini bukan sekadar hadiah, melainkan simbol betapa berharganya prestasi tertinggi di dunia olahraga.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
Terkini
-
3 Posisi Tangga Rumah yang Baik Menurut Feng Shui, di Mana Letak yang Paling Ideal?
-
4 Sepatu Lari Lokal Warna Hitam, Tidak Gampang Kotor Buat Olahraga hingga Nongkrong
-
3 Freezer Kulkas ASI Bebas Bunga Es Terbaik, Hemat Tempat dan Listrik
-
Mengapa Taman Kota Masih Dianggap Pelengkap? Komunitas Ini Ingin Ubah Cara Pandang Itu
-
20 Tanaman Hias Tahan Panas dan Kering yang Tidak Mudah Layu Saat Kemarau
-
Apakah Skin Tint Skintific Mengandung SPF? Ini Penjelasan dan Detail Produknya
-
Titik Semprot Parfum untuk Wanita Berhijab agar Wangi Tahan Lama, Coba Trik ala Dilla Jaidi
-
Menjaga Pengetahuan yang Tumbuh di Hutan: Cerita Sekolah Adat Manusela Mengenalkan Obat Kampung
-
Cara Nonton Streaming Piala Dunia 2026 di HP Secara Legal, Cek di Sini!
-
5 Bedak yang Bikin Glowing dan Tidak Kering, Wajah Terlihat Sehat Bak Filter Kamera