Lifestyle / Komunitas
Minggu, 14 Juni 2026 | 16:14 WIB
ilustrasi minum susu putih malam 1 muharram (dibuat menggunakan AI)
Baca 10 detik
  • Umat Islam memiliki tradisi minum susu putih pada malam 1 Muharram sebagai bentuk tafa'ul mengharapkan keberkahan tahun baru.
  • Tradisi yang diajarkan Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki ini melambangkan kesucian hati dan harapan kehidupan yang bermanfaat.
  • Amalan dilakukan mulai waktu Maghrib hingga menjelang Subuh dengan membaca doa khusus untuk memohon keberkahan dari Allah SWT.

Suara.com - Berbagai amalan dianjurkan untuk mengisi malam 1 Muharram sebagai bentuk harapan akan keberkahan di tahun yang baru. Salah satunya anjuran minum susu putih.

Tradisi tersebut dilakukan sebagai simbol doa dan harapan agar perjalanan hidup selama satu tahun ke depan dipenuhi kebaikan serta keberkahan dari Allah SWT.

Pergantian tahun dalam kalender Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai perubahan angka, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri.

Banyak umat Islam memanfaatkan momen tersebut dengan memperbanyak doa, zikir, membaca Al-Qur'an, serta berbagai amalan yang mengandung nilai spiritual.

Di sejumlah majelis ilmu dan lingkungan pesantren, terdapat tradisi minum susu putih yang dilakukan pada malam 1 Muharram.

Tradisi ini dikenal berasal dari amalan yang diajarkan oleh Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki, seorang ulama terkemuka keturunan Rasulullah SAW yang berasal dari Makkah, Arab Saudi.

Meski bukan termasuk ibadah wajib maupun sunnah yang memiliki ketentuan khusus dalam syariat, amalan ini dipandang sebagai bentuk tafa'ul, yaitu mengharap pertanda baik dan keberkahan dari Allah SWT di awal tahun baru Islam.

Ilustrasi susu (Freepik/freepik)

Anjuran Minum Susu Putih Malam 1 Muharram

Tradisi minum susu putih pada malam 1 Muharram memiliki makna simbolis yang erat kaitannya dengan harapan memasuki tahun baru dalam keadaan yang lebih baik.

Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki menjelaskan bahwa susu putih melambangkan kebersihan, kesucian, dan kebaikan.

Baca Juga: 1 Muharram dan 1 Suro Apakah Sama? Begini Asal-usul dan Perbedaannya

Warna putih pada susu menjadi simbol hati yang bersih dan niat yang tulus dalam menyambut pergantian tahun Hijriah.

Dengan meminum susu putih, seseorang diharapkan memiliki semangat untuk memulai tahun baru dengan tekad memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan menjauhi berbagai keburukan yang pernah dilakukan pada masa lalu.

Selain itu, susu juga dikenal sebagai minuman yang bernilai gizi tinggi dan memberikan manfaat bagi tubuh.

Dalam tradisi ini, kandungan nutrisi pada susu dijadikan simbol harapan agar kehidupan selama satu tahun ke depan dipenuhi kebermanfaatan, kesehatan, serta keberkahan.

Makna yang terkandung dalam amalan tersebut bukan terletak pada susunya semata, melainkan pada doa dan harapan yang menyertainya.

Oleh karena itu, tradisi ini lebih dipahami sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk mengawali tahun baru dengan optimisme dan niat baik.

Load More