Lifestyle / Komunitas
Selasa, 09 Juni 2026 | 07:35 WIB
Ilustrasi Malam 1 Suro. (Pixabay/Pexels)
Baca 10 detik
  • Malam 1 Suro dianggap sakral oleh sebagian masyarakat di Indonesia.
  • Untuk tahun ini, Malam 1 Suro jatuh pada Senin, 15 Juni 2026.
  • Sementara 1 Suro atau 1 Muharram 1448 Hijriah bertepatan pada 16 Juni 2026.

Suara.com - Menjelang pertengahan tahun, banyak orang mulai bertanya-tanya Malam 1 Suro 2026 kapan dan jatuh pada tanggal berapa? Bukan tanpa alasan, momen tersebut dianggap sakral.

Bagi masyarakat Jawa, Malam 1 Suro bukan sekadar pergantian kalender biasa melainkan gerbang menuju bulan yang penuh kesakralan, refleksi diri, dan kental dengan nuansa mistis.

Memahami jadwal dan makna Malam 1 Suro penting, terutama bagi yang ingin menyaksikan langsung keindahan prosesi budaya atau berniat melakukan ritual refleksi di rumah.

Lantas kapan Malam 1 Suro? Simak jadwal beserta makna dan tradisinya berikut.

Jadwal Malam 1 Suro 2026

Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia dan sistem penanggalan Jawa, 1 Suro tahun Jawa 1960 Alip jatuh bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah. Dalam penanggalan masehi, hari besar tersebut jatuh pada hari Selasa, 16 Juni 2026.

Karena pergantian hari dalam kalender Jawa dan Hijriah dimulai sejak matahari terbenam (maghrib), maka Malam 1 Suro 2026 akan berlangsung pada Senin malam, 15 Juni 2026. Waktu inilah yang menjadi puncak kesakralan dan pelaksanaan berbagai ritual adat.

Ilustrasi Malam 1 Suro (Freepick)

Mengapa Malam 1 Suro Begitu Sakral?

Sejarah kesakralan Malam 1 Suro tidak bisa dilepaskan dari peran besar Sultan Agung, raja penyatu imperium Mataram Islam.

Pada masa pemerintahannya, Sultan Agung melakukan inovasi besar dengan menyatukan Kalender Saka (Jawa-Hindu) dengan Kalender Hijriah (Islam) untuk menyatukan masyarakat Jawa yang saat itu terpecah akibat perbedaan keyakinan.

Sejak saat itu, 1 Suro ditetapkan sebagai awal tahun baru Jawa. Malam pergantian tahun ini dianggap sakral karena menjadi waktu yang sakral untuk tapa brata atau menyucikan diri, mengevaluasi kesalahan di masa lalu, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Baca Juga: 6 Shio Paling Beruntung pada 9 Juni 2026, Hoki Besar Diprediksi Menghampiri

Ragam Tradisi Malam 1 Suro di Indonesia

Setiap daerah di tanah Jawa memiliki cara tersendiri untuk menyambut Malam 1 Suro. Berikut tradisi populer di Malam 1 Suro yang masih dilestarikan.

  • Mubeng Beteng dan Kirab Kebo Bule

Di Yogyakarta dan Surakarta, ribuan warga berkumpul untuk melakukan kirab. Di Solo, kirab dipimpin oleh Kebo Bule Kyai Slamet yang dikeramatkan. Sementara di Jogja, abdi dalem dan masyarakat melakukan Mubeng Beteng (berjalan mengitari benteng kraton).

  • Tapa Bisu

Selama prosesi kirab atau Mubeng Beteng, peserta dilarang keras untuk berbicara, makan, minum, maupun merokok. Ritual Tapa Bisu ini merupakan simbol pengendalian diri dan fokus penuh untuk mengintrospeksi batin.

  • Jamasan Pusaka (Siraman):

Malam 1 Suro juga menjadi waktu pembersihan benda-benda pusaka atau keris pusaka milik keraton maupun perorangan. Ritual ini melambangkan pembersihan diri manusia dari noda dan dosa.

Terlepas dari itu, Malam 1 Suro 2026 dapat dijadikan momen untuk sejenak melambat dari hiruk-pikuk dunia modern, baik dengan menghadiri kirab budaya maupun sekadar berdoa dengan tenang.

Load More