Lifestyle / Komunitas
Senin, 15 Juni 2026 | 12:59 WIB
Ilustrasi weton yang diincar sengkolo pada malam 1 Suro [Feepik]
Baca 10 detik
  • Masyarakat Jawa mempercayai malam 1 Suro sebagai momen sakral untuk introspeksi diri melalui tirakat dan doa bersama.
  • Tradisi Primbon Jawa mengidentifikasi lima weton tertentu yang dianggap lebih rentan terhadap sengkolo atau energi negatif.
  • Budayawan menegaskan bahwa mitos weton adalah warisan budaya yang harus disikapi sebagai refleksi diri, bukan fakta ilmiah.

Suara.com - Malam 1 Suro menjadi salah satu momen yang paling sakral dalam tradisi masyarakat Jawa. Selain identik dengan tirakat, doa, dan refleksi diri, malam pergantian tahun Jawa ini juga lekat dengan berbagai mitos yang masih dipercaya hingga sekarang.

Salah satu kepercayaan yang kembali ramai dibahas setiap menjelang 1 Suro adalah adanya beberapa weton yang dipercaya lebih rentan terkena sengkolo atau energi negatif.

Dalam Primbon Jawa, sengkolo sering diartikan sebagai kesialan, gangguan, atau hambatan yang datang pada waktu-waktu tertentu.

Meski demikian, para budayawan menegaskan bahwa kepercayaan tersebut merupakan bagian dari tradisi dan warisan budaya Jawa yang tidak dapat dibuktikan secara ilmiah. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan menyikapinya sebagai kearifan budaya, bukan sebagai kepastian yang harus ditakuti.

Lantas, weton apa saja yang dalam Primbon Jawa kerap disebut lebih rentan terkena sengkolo pada malam 1 Suro?

1. Selasa Pahing

Selasa Pahing sering disebut sebagai salah satu weton yang memiliki karakter kuat namun mudah terseret konflik apabila sedang berada dalam kondisi emosional yang tidak stabil.

Dalam sejumlah tafsir primbon, pemilik weton ini dipercaya perlu lebih banyak melakukan introspeksi dan menghindari aktivitas yang tidak penting saat malam 1 Suro.

2. Sabtu Wage

Baca Juga: Terpopuler: Pahala Mengajak Orang Masuk Islam, Jumat Kliwon Masuk Weton Tulang Wangi?

Sabtu Wage juga termasuk weton yang kerap dikaitkan dengan energi spiritual yang cukup sensitif. Karena itu, pemilik weton ini dipercaya lebih mudah merasakan perubahan suasana batin maupun lingkungan di sekitarnya.

Masyarakat Jawa zaman dahulu biasanya menganjurkan pemilik weton Sabtu Wage untuk memperbanyak doa dan mengurangi bepergian pada malam yang dianggap sakral tersebut.

3. Sabtu Kliwon

Dalam berbagai perhitungan weton, kombinasi Sabtu dan Kliwon dianggap memiliki unsur spiritual yang cukup kuat. Karena itu, weton ini sering masuk dalam daftar yang dipercaya lebih mudah bersinggungan dengan energi gaib menurut kepercayaan tradisional Jawa.

Namun, pemaknaan tersebut lebih bersifat simbolis sebagai pengingat agar seseorang lebih berhati-hati dalam bertindak dan menjaga perilaku.

4. Rabu Legi

Load More