- Odoo menghadirkan fitur integrasi untuk mengelola pesanan GrabFood dan GoFood dalam satu sistem bagi pelaku usaha kuliner.
- Sistem ini mengotomatisasi pencatatan pesanan, pembaruan stok bahan baku secara real time, serta manajemen menu secara efisien.
- Integrasi tersebut mempercepat proses operasional, mengurangi risiko kesalahan manual, dan mempermudah penyusunan laporan keuangan bisnis secara akurat.
Suara.com - Bisnis kuliner kini tak hanya dituntut menghadirkan makanan yang lezat, tetapi juga mampu melayani pesanan dengan cepat dan akurat. Di tengah meningkatnya tren pemesanan makanan secara online, banyak pelaku usaha makanan dan minuman (F&B) harus mengelola pesanan dari berbagai platform sekaligus, mulai dari kasir, dapur, hingga stok bahan baku.
Proses tersebut sering kali dilakukan secara terpisah, sehingga berisiko menimbulkan kesalahan pencatatan, pesanan terlewat, atau stok yang tidak sesuai. Padahal, efisiensi operasional menjadi salah satu kunci agar bisnis kuliner tetap kompetitif.
Melihat kebutuhan tersebut, penyedia perangkat lunak manajemen bisnis Odoo menghadirkan fitur integrasi dengan GrabFood dan GoFood. Melalui fitur ini, seluruh pesanan dari kedua platform dapat dikelola dalam satu sistem tanpa perlu berpindah-pindah aplikasi.
Setiap pesanan yang masuk akan otomatis tercatat di sistem Point of Sale (POS) Odoo dan langsung diteruskan ke Kitchen Display System (KDS). Cara ini membantu proses pelayanan menjadi lebih cepat sekaligus mengurangi risiko kesalahan akibat input data secara manual.
Tak hanya itu, stok bahan baku juga akan diperbarui secara otomatis setiap kali terjadi transaksi. Dengan sinkronisasi inventaris secara real time, pelaku usaha dapat mengetahui ketersediaan stok sehingga risiko kehabisan bahan atau pembatalan pesanan bisa diminimalkan.
Kemudahan lainnya adalah pengelolaan menu. Pemilik usaha cukup memperbarui harga, menambahkan menu baru, atau mengubah deskripsi produk melalui sistem Odoo. Perubahan tersebut kemudian akan langsung tersinkronisasi ke etalase GrabFood dan GoFood.
Bagi pelaku usaha yang ingin memantau kondisi bisnis secara menyeluruh, sistem ini juga menghubungkan seluruh transaksi dengan modul akuntansi. Pendapatan dari layanan pesan antar maupun penjualan langsung dapat tercatat secara otomatis sehingga memudahkan penyusunan laporan keuangan.
Selain itu, status pesanan juga bisa dipantau dari satu layar, mulai dari pesanan diterima, sedang diproses di dapur, hingga diantar oleh mitra pengemudi.
"Di industri pesan antar, kecepatan dan akurasi itu kunci. Ketika sistem Odoo terintegrasi langsung dengan platform on-demand, pengusaha bisa memangkas waktu operasional dan fokus sepenuhnya pada esensi bisnis mereka, yakni menyajikan produk dan pengalaman pelanggan yang terbaik," ujar Direktur Odoo Indonesia, Benny Putra Sugito.
Baca Juga: Atta Halilintar Masuk Bisnis Kuliner, Luncurkan Restoran Nusantara Modern Lamak Rasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan
-
Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB