- Perawatan AC secara rutin di rumah sangat penting untuk menjaga keawetan serta efisiensi penggunaan energi listrik.
- Pemilik rumah perlu membersihkan filter, unit luar, serta mengatur suhu ideal agar performa AC tetap optimal.
- Servis berkala diperlukan untuk memeriksa kebocoran freon dan mencegah kerusakan komponen.
Suara.com - Pendingin ruangan atau AC telah menjadi kebutuhan pokok di banyak rumah Indonesia, terutama saat cuaca panas dan lembap.
Namun, tanpa perawatan yang tepat, AC cepat kotor, boros listrik, dan kemampuannya mendinginkan ruangan menurun drastis.
Merawat AC secara rutin tidak hanya membuat udara tetap segar dan dingin, tetapi juga memperpanjang umur mesin hingga bertahun-tahun.
Banyak orang baru menyadari pentingnya merawat AC setelah unit mulai bising, angin tidak dingin, atau tagihan listrik melonjak. Padahal, kebanyakan masalah AC berasal dari debu, kotoran, dan kurangnya perhatian rutin.
Dengan menerapkan cara berikut, AC rumah akan tetap awet, hemat energi, dan selalu memberikan suhu dingin yang nyaman.
1. Bersihkan atau Ganti Filter AC Secara Rutin
Filter adalah bagian paling penting yang sering diabaikan. Debu dan kotoran yang menumpuk membuat aliran udara terhambat sehingga AC bekerja lebih keras.
Bersihkan filter setiap 2–4 minggu sekali dengan air sabun lembut, keringkan, lalu pasang kembali.
Jika filter sudah rusak atau terlalu kotor, segera ganti dengan yang baru. Kebiasaan ini bisa meningkatkan efisiensi pendinginan hingga 15%.
Baca Juga: Mulai 3 Jutaan! 4 Rekomendasi AC Inverter 1 PK dengan Watt Rendah
2. Bersihkan Unit Outdoor (Condenser) dari Debu dan Sampah
Unit luar sering tertutup daun, debu, dan kotoran burung. Matikan AC, lalu sapu atau semprot dengan air bertekanan rendah pada sirip kondensor.
Lakukan minimal setiap 3 bulan. Pastikan jarak unit outdoor minimal 1 meter dari tembok atau penghalang agar sirkulasi udara lancar.
3. Periksa dan Isi Freon Secara Profesional
Kebocoran freon membuat AC tidak dingin meski mesin menyala lama. Jangan isi freon sendiri karena berbahaya.
Panggil teknisi berpengalaman setiap 6–12 bulan untuk cek tekanan refrigeran dan mendeteksi kebocoran dini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Apakah Sepatu Onitsuka Tiger Terbuat dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan
-
Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
-
4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan
-
Niat Puasa Tasua dan Asyura 9-10 Muharram Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya
-
Label Poliester Daur Ulang Terlihat Ramah Lingkungan, tetapi Apakah Benar Berkelanjutan?
-
Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Apa Saja? Ini 3 Varian dan Fungsinya
-
4 Sepatu Kanky yang Versatile, Pilihan Terbaik Buat Jalan Kaki Jauh hingga Daily Run