Lifestyle / Female
Kamis, 25 Juni 2026 | 12:56 WIB
Ilustrasi produk makeup (Pexels/zhugewala)
Baca 10 detik
  • Produk makeup bisa mengalami kedaluwarsa. 
  • Indikator makeup tidak layak pakai meliputi perubahan aroma hingga warna.
  • Penggunaan makeup melewati batas kedaluwarsa berisiko memicu masalah kulit.

Suara.com - Memeriksa tanggal kedaluwarsa pada produk makeup sering kali terabaikan. Padahal, produk makeup memiliki masa simpan yang terbatas.

Padahal, menggunakan produk kosmetik yang telah melewati masa simpan optimal dapat memicu berbagai masalah kulit yang merugikan kesehatan wajah.

Lantas, bagaimana cara mengetahui apakah koleksi makeup Anda masih layak pakai atau harus segera dibuang? Berikut adalah panduan lengkapnya.

1. Perhatikan Simbol PAO (Period After Opening)

Langkah pertama yang paling akurat adalah memeriksa simbol PAO pada kemasan. Simbol ini berbentuk gambar tutup botol terbuka dengan angka dan huruf "M" (misalnya: 6M, 12M, atau 24M).

6M berarti produk hanya baik digunakan selama 6 bulan setelah kemasan pertama kali dibuka.

Penting untuk diingat bahwa tanggal kedaluwarsa berbeda dengan PAO. Jika segel belum dibuka, produk mungkin tahan hingga 2-3 tahun, namun setelah terpapar udara, masa berlakunya akan mengikuti instruksi PAO.

Ilustrasi produk makeup kedaluwarsa. (Freepik)

2. Perubahan Aroma (Bau)

Salah satu indikator paling jelas bahwa makeup sudah tidak layak pakai adalah perubahan aroma. Produk kosmetik biasanya mengandung pengawet untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

Baca Juga: Apakah Viva Covering Cream Oksidasi? Simak Manfaat, Harga, dan Review Pengguna

Saat pengawet tersebut mulai rusak, bakteri akan berkembang biak dan menghasilkan bau yang tidak sedap.

  • Lipstik: Akan tercium bau tengik seperti lilin tua atau minyak goreng yang sudah lama.
  • Maskara & Eyeliner: Biasanya akan mengeluarkan bau asam yang tajam.

3. Perubahan Tekstur

Tekstur adalah kunci kualitas produk. Menurut para ahli dermatologi, perubahan tekstur menandakan formula kimia di dalamnya sudah tidak stabil.

  • Produk Cair (Foundation/Concealer): Jika tekstur menjadi lebih kental, bergumpal, atau justru menjadi sangat cair secara tidak wajar, itu tanda produk sudah rusak.
  • Produk Bubuk (Bedak/Eyeshadow): Jika permukaannya menjadi keras atau berkerak (sering disebut hard pan), ini disebabkan oleh penumpukan minyak dari wajah yang menempel pada kuas dan masuk ke produk, memicu pertumbuhan jamur.
  • Maskara: Jika teksturnya sudah sangat kering dan menggumpal, segera buang. Jangan pernah mencampurkan air atau minyak untuk mencairkannya kembali, karena ini akan memasukkan bakteri langsung ke area mata.

4. Pemisahan Kandungan (Separasi)

Untuk produk berbasis cair atau krim seperti foundation, perhatikan apakah ada pemisahan antara pigmen warna dan minyak/air.

Pemisahan yang sangat kontras dan tidak bisa menyatu kembali setelah dikocok adalah tanda kuat bahwa bahan pengawetnya sudah tidak berfungsi.

Load More