- Aktor Lee Jun-ho mengajak masyarakat Indonesia mendukung kampanye "Chosen" dari Wahana Visi untuk membantu kesejahteraan anak.
- Sponsor mendaftar melalui situs resmi agar anak dapat memilih pendukung mereka secara langsung pada kegiatan Chosen.
- Program ini bertujuan mengatasi kemiskinan, stunting, dan kekerasan anak melalui dukungan dana pendidikan serta kesehatan berkelanjutan.
Suara.com - Aktor dan penyanyi asal Korea Selatan Lee Jun ho mengajak masyarakat berpartisipasi dalam kampanye "Chosen: Child's Choice" yang diluncurkan Wahana Visi Indonesia (WVI). Berbeda dari program sponsorship pada umumnya, kampanye ini memberikan kesempatan kepada anak untuk memilih sponsor mereka sendiri.
Lee Jun ho, yang telah menjadi Duta World Vision International sekaligus sponsor anak selama 16 tahun, mengatakan konsep Chosen memiliki makna yang istimewa karena sebuah hubungan dapat dimulai dari pilihan seorang anak.
"Sebuah hubungan seumur hidup yang dimulai dari satu foto menjadikan kampanye ini sangat istimewa. Saya berharap banyak orang dapat ikut serta dalam perjalanan bermakna yang dimulai dari pilihan seorang anak," ujar Lee Jun ho dalam keterangannya.
Melalui program ini, masyarakat yang ingin menjadi sponsor dapat mendaftar melalui situs resmi Wahana Visi Indonesia dengan mengunggah foto diri. Foto-foto tersebut kemudian diperlihatkan kepada anak-anak dalam sebuah kegiatan bertajuk Chosen Party.
Dalam kegiatan itu, anak-anak bebas memilih sosok yang ingin menjadi sponsor mereka. Sekitar satu bulan kemudian, sponsor akan menerima foto anak yang memilih mereka beserta surat yang menjelaskan alasan di balik pilihan tersebut.
National Director Wahana Visi Indonesia, Angelina Theodora, mengatakan kampanye Chosen hadir sebagai upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung anak-anak yang masih menghadapi berbagai tantangan.
Menurut laporan Child Poverty in Indonesia and Multidimensional Child Right Deprivation in Indonesia 2025, sebanyak 11,8 persen anak di Indonesia masih hidup di bawah garis kemiskinan nasional. Selain itu, terdapat 15.396 kasus kekerasan terhadap anak yang tercatat dalam Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak (Simfoni PPA) sepanjang 2025, sementara Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 menunjukkan satu dari lima bayi mengalami stunting.
"Permasalahan ini tidak bisa diselesaikan satu pihak saja dan membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk partisipasi langsung dari masyarakat. Melalui Chosen, kami berharap lebih banyak orang ikut mendukung anak-anak yang membutuhkan karena kami percaya setiap anak berhak mengalami hidup yang utuh," kata Angelina.
Dana sponsorship akan digunakan untuk mendukung berbagai program pembangunan berkelanjutan, mulai dari pendidikan, kesehatan dan gizi, penyediaan air bersih dan sanitasi, pengembangan mata pencaharian, hingga perlindungan anak dengan melibatkan keluarga dan komunitas setempat.
Baca Juga: Peringati Hari Kartini, Penumpang KRL Diajak Berani Lawan Pelecehan
Sebagai bentuk apresiasi, sponsor baru yang bergabung dalam kampanye ini akan mendapatkan kartu pos edisi khusus bergambar Lee Jun ho.
Setelah diluncurkan di Korea Selatan, kampanye Chosen kini diperluas ke enam negara di Asia, yakni Indonesia, Taiwan, Singapura, Jepang, Thailand, dan Filipina. Hingga saat ini, sekitar 50.000 sponsor World Vision di berbagai negara telah berpartisipasi dalam program tersebut untuk mendukung anak-anak di Uganda, Ghana, Kenya, Ethiopia, dan sejumlah negara lainnya. Masyarakat yang ingin bergabung dapat mengakses informasi melalui mywvi.id/chosen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana