Foto / News
Selasa, 21 April 2026 | 19:33 WIB
Petugas membawa poster kampanye anti kekerasan seksual di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (21/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas membawa poster kampanye anti kekerasan seksual di Stasiun BNI City, Jakarta, Selasa (21/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas membawa poster kampanye anti kekerasan seksual di Stasiun BNI City, Jakarta, Selasa (21/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas membawa poster kampanye anti kekerasan seksual di Stasiun BNI City, Jakarta, Selasa (21/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas membawa poster kampanye anti kekerasan seksual di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (21/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas membawa poster kampanye anti kekerasan seksual di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (21/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas membawa poster kampanye anti kekerasan seksual di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (21/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Penumpang KRL menandatangani petisi anti kekerasan seksual di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (21/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Petugas membawa poster kampanye anti kekerasan seksual di Stasiun Sudirman, Jakarta, Selasa (21/4/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Petugas membawa poster kampanye anti kekerasan seksual di Stasiun BNI City, Jakarta, Selasa (21/4/2026). PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mengkampanyekan edukasi anti kekerasan dan pelecehan seksual khususnya di transportasi umum khusunya di KRL atau Commuterline.

Kampanye tersebut dilakukan melalui pemasangan poster, pembagian materi edukasi, serta imbauan kepada penumpang agar lebih waspada dan berani melaporkan jika mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual.

Kampanye ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April, sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan emansipasi perempuan. Edukasi ini diharapkan mendorong keberanian perempuan untuk bersuara dan melindungi diri di ruang publik. [Suara.com/Alfian Winanto]

Load More