- Bedak yang sudah kedaluwarsa sebaiknya tidak lagi digunakan karena kualitasnya dapat menurun dan berisiko terkontaminasi bakteri atau jamur.
- Selain tanggal kedaluwarsa, kenali tanda seperti perubahan warna, bau, tekstur, atau performa saat diaplikasikan.
- Simak ciri-ciri bedak yang sudah tidak layak pakai beserta risiko jika tetap digunakan.
Suara.com - Bedak merupakan salah satu produk makeup yang hampir digunakan setiap hari untuk membantu mengurangi kilap dan membuat riasan tampak lebih halus.
Namun, karena pemakaiannya yang cenderung sedikit demi sedikit, tak jarang satu kemasan bedak digunakan hingga jangka waktu yang lama atau bahkan sampai kedaluwarsa.
Kondisi tersebut membuat banyak orang bertanya-tanya apakah bedak yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa masih aman dipakai.
Apalagi, beberapa produk bedak berbentuk padat atau tabur sering kali tampak masih layak digunakan meski masa simpannya telah berakhir.
Pada dasarnya, setiap produk kosmetik memiliki masa kedaluwarsa dan periode penggunaan setelah kemasan dibuka (period after opening atau PAO)
Lalu, apakah bedak kedaluwarsa masih boleh dipakai? Simak penjelasan berikut mengenai ciri-ciri bedak yang sudah tidak layak digunakan beserta risiko yang dapat muncul jika tetap dipaksakan untuk dipakai.
Apakah Bedak Kedaluwarsa Masih Boleh Dipakai?
Apakah bedak kedaluwarsa masih boleh dipakai? Secara umum, bedak yang sudah kedaluwarsa tidak disarankan untuk digunakan.
Menurut U.S. Food and Drug Administration (FDA), kosmetik dapat mengalami penurunan kualitas seiring waktu karena bahan pengawet mulai rusak.
Oleh karena itu, produk lebih rentan terkontaminasi bakteri, jamur, atau mikroorganisme lainnya.
Baca Juga: Cushion Viva Cosmetics untuk Kulit Apa? Ini Kandungan, Manfaat, dan Keunggulannya
Penjelasan yang hampir serupa juga disampaikan oleh Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Natalia Primadonna, Sp.DVE melalui akun TikTok @/bjmedicalcenter.
Menurut dr. Natalia, bedak dan kosmetik berbentuk bubuk lain masih boleh digunakan sampai satu sampai tiga bulan setelah tanggal kedaluwarsa. Namun jika setelah itu, sebaiknya jangan dipakai.
"Kalau kosmetik dalam bentuk bubuk kayak misalnya eyeshadow, bedak, itu biasanya bisa dipakai satu sampai tiga bulan setelah tanggal kedaluwarsa," jelas dr. Natalia.
"Tapi kalau setelah itu, kami tidak sarankan. Kalau skincare kayak misalkan krim malam, krim pagi, atau sunblock biasanya satu bulan setelah masa kedaluwarsa masih bisa dipakai," imbuhnya.
Di sisi lain, FDA juga menjelaskan bahwa umur simpan kosmetik tak hanya ditentukan oleh tanggal kedaluwarsa, tetapi juga cara penyimpanan dan lamanya produk digunakan setelah dibuka.
Paparan panas, sinar matahari, udara, serta kelembapan dapat mempercepat perubahan warna, tekstur, aroma, hingga menurunkan keamanan produk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prabowo ke Lokasi Karhutla Kubu Raya, Lihat Api dari Dekat Tanpa Masker Begini Arahannya
-
Review Bartender Glass of God: Mengobati Luka Jiwa Lewat Segelas Koktail
-
Sejumlah Kelompok Mahasiswa Tak Ikut Rencana Demo AMPB di Jakarta
-
Seminggu Gempa NTT: Warga Pelosok Hanya Terima Segelas Beras, Sebutir Telur, dan Mi Instan
-
Tak Perlu Bolak-balik Atur Volume, Huawei FreeClip 2 S Andalkan AI
-
Pasien Depresi di Gresik Dirudapaksa di Gubuk Sawah Berkedok Pengobatan Alternatif
-
Stok Bantuan Gempa NTT Masih 577 Ton, BNPB Siapkan Tambahan Distribusi Udara
-
Pakar UMY Ingatkan Risiko Salah Sasaran Bansos Jika Desil DTSEN Jadi Patokan Mutlak
-
Bukan Menolak Warga Pati, YLBHI Buka Suara soal Tak Izinkan Bermalam di Diponegoro 74
-
Kabut Asap Kepung Kubu Raya, Presiden Prabowo Tinjau Karhutla di Tengah Udara 'Sangat Tidak Sehat'