- Butter dan margarin memiliki perbedaan dari bahan baku, rasa, aroma, tekstur, hingga kandungan gizinya.
- Perbedaan tersebut memengaruhi hasil akhir masakan atau kue sehingga penggunaannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan.
- Berikut perbedaan butter dan margarin serta kapan sebaiknya masing-masing digunakan.
Suara.com - Butter dan margarin merupakan bahan yang sering digunakan dalam berbagai masakan maupun pembuatan kue.
Meski sama-sama berwarna kekuningan dan memiliki fungsi serupa, sebenarnya ada perbedaan yang cukup mendasar dari butter dan margarin.
Perbedaan itu membuat butter dan margarin memiliki cita rasa, aroma, tekstur, serta kandungan gizi yang tidak sama.
Karena itu, penggunaan keduanya dalam memasak atau memanggang juga dapat menghasilkan tekstur dan rasa akhir yang berbeda pada makanan.
Dengan mengetahui karakteristik masing-masing, kamu bisa menentukan produk yang paling cocok, baik untuk membuat kue, menumis, maupun sekadar dioleskan pada roti.
Sebenarnya apa beda butter dan margarin, serta kapan sebaiknya masing-masing digunakan? Simak penjelasan berikut agar kamu tidak lagi keliru membedakan dua bahan masakan tersebut.
Perbedaan Butter dan Margarin
Butter dan margarin sering dianggap sebagai bahan yang sama karena sama-sama berwarna kekuningan dan digunakan untuk memasak maupun membuat kue.
Padahal, keduanya memiliki perbedaan mendasar mulai dari bahan baku, proses pembuatan, rasa, hingga fungsi dalam pengolahan makanan.
1. Bahan dasar
Baca Juga: Nikmat dan Harum, Shireen Sungkar Beberkan Resep Ayam Goreng Mentega Super Praktis
Perbedaan paling utama terletak pada bahan pembuatnya. Butter atau mentega dibuat dari krim atau susu sapi yang dikocok (churned) hingga lemak susu terpisah, dengan kandungan lemak susu minimal 80 persen.
Sedangkan margarin dibuat dari minyak nabati, seperti minyak kelapa sawit, kedelai, atau kanola yang diemulsikan sehingga bertekstur padat.
2. Tekstur dan aroma
Butter memiliki tekstur yang lebih lembut, mudah meleleh, serta menghasilkan aroma susu yang khas karena berasal dari lemak susu alami.
Sebaliknya, margarin cenderung lebih padat, stabil pada suhu ruang, dan biasanya diberi perisa serta pewarna agar menyerupai butter.
3. Rasa
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi
-
8 Contoh Perubahan Bentuk Energi di Sekitar Kita
-
Review Film Glass Heart: Ketika Musik Menjadi Jalan untuk Menemukan Diri
-
Bangkok Rebut Posisi Puncak Destinasi 'Workcation' Global 2026
-
Bully Berujung Maut di Pemalang, Siswa Kelas 8 Ditetapkan Jadi ABH, 17 Saksi Diperiksa
-
Kim Sang-sik Sesumbar Usai Vietnam Hajar Thailand di Final Piala AFF 2026, Tantang Messi dan Ronaldo
-
Jadi Polemik, BPS Ungkap Alasan Warga Ekonomi Rendah Masuk Kelompok Desil Tinggi
-
Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit Kalimantan
-
Perkuat Pencegahan TPPO, Kanwil Imigrasi Sumut Gandeng BP3MI hingga Polda Dorong Sinergi PIMPASA
-
Prabowo ke Sumsel Cek Karhutla, Akankah Kembali Tanpa Masker di Tengah Kabut Asap?