Suara.com - Mentega murni atau ghee yang sering digunakan dalam masakan, kini dikenal memiliki berbagai manfaat luar biasa untuk kesehatan organ reproduksi wanita.
Menurut seorang ginekolog di Rumah Sakit Wockhardt, Mumbai, Indrani Salunkhe, mentega murni tidak hanya efektif meredakan nyeri menstruasi, tetapi juga dapat memberikan manfaat kesehatan lainnya yang berhubungan dengan keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh.
Dr. Salunkhe mengatakan, mentega murni kaya akan asam lemak rantai pendek dan menengah, yang berfungsi mengurangi resistensi insulin.
Hal ini sangat berguna bagi penderita PCOD (Polycystic Ovary Syndrome), kondisi yang menyebabkan indung telur menghasilkan sel telur yang belum matang dalam jumlah berlebihan.
Dengan mengonsumsi mentega murni, penderita PCOD dapat merasakan perbaikan pada kondisi hormon mereka, yang secara langsung berpengaruh pada kesuburan dan kesehatan reproduksi.
Selain itu, mentega murni juga mengandung asam lemak omega 3 dan 6, yang berperan penting dalam mengurangi massa lemak tubuh. Hal itu juga membantu meringankan sembelit, salah satu penyebab umum terjadinya kram saat menstruasi.
Mengutip dari Antara, Kamis (21/11/2024), kandungan vitamin A, D, E, dan K yang terdapat dalam mentega murni turut mendukung produksi hormon wanita, memperbaiki metabolisme tubuh, serta menjaga keseimbangan hormon yang diperlukan untuk mengurangi kram menstruasi.
Seorang pelatih Ayurveda dan spesialis usus, Dimple Jangda, menyarankan agar mentega murni dikonsumsi di pagi hari dengan air hangat. Ini dapat membantu mengatasi ketidakseimbangan dalam tubuh, yang sering menimbulkan gejala seperti kulit kering, rambut kusam, hingga masalah pencernaan yang mengganggu.
Dengan mengonsumsi satu sendok teh mentega murni yang dicampur dengan 200 ml air hangat, tubuh akan mendapatkan manfaat yang besar bagi kesehatan pencernaan dan keseimbangan hormonal.
Kesehatan reproduksi wanita dapat didukung oleh mentega murni, yang kaya akan nutrisi penting untuk menjaga keseimbangan tubuh.
Penggunaan rutin dalam pola makan sehat dapat meningkatkan metabolisme, mengurangi gejala PMS, serta mendukung kesehatan reproduksi secara keseluruhan.
Berita Terkait
-
Bill Gates Habiskan Uang Rp 41 Triliun Buat Kesehatan Wanita
-
Sejarah Butter Wijsman, Bahan yang Jadi Jaminan Kue Enak dan Wangi
-
Semax: A Multifunctional Peptide and Its Potential Implications in Research
-
Vaksin Kanker Payudara: Harapan Baru untuk Wanita atau Sekedar Janji?
-
Selamat Tinggal Susu Sapi! Startup yang Disokong Bill Gates Ciptakan Mentega Vegan dari Karbon Dioksida
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Apakah Libur 45 Hari di Bulan Puasa Benar? Cek Jadwal Libur Ramadhan 2026
-
Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? 5 Rekomendasi Bedak untuk Usia 40 Tahun ke Atas
-
Bolehkah Memakai Bedak setelah Sunscreen? Ini Rekomendasi Tabir Surya yang Cepat Menyerap
-
Buku Swipe Therapy: Eat Pray Love Versi Generasi Tinder
-
Nyaman Itu Dibicarakan, Bukan Ditebak: Kunci Hubungan Sehat Ada di Komunikasi
-
9 Sepatu Trail Running untuk Medan Berat, Pilihan Terbaik Februari 2026
-
5 Mitos Penggunaan Moisturizer yang Sering Disangka Benar
-
50 Ide Amplop Lebaran Unik 2026, Template Siap Pakai Gratis untuk THR Anti-Biasa!
-
7 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Low Watt, Hemat Listrik dan Awet
-
4 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan saat Imlek, Konon Bisa Datangkan Sial