- Filter air mampet kotoran memicu masalah aliran air menjadi kecil.
- Modifikasi sistem paralel atau ukuran filter air mampu memperbesar debit.
- Instalasi sebelum tandon membuat aliran air ke rumah tetap deras.
Suara.com - Umumnya, orang memakai filter air untuk membuat air di kamar mandi dan dapur jadi lebih jernih.
Namun, pemakaian filter air sering kali juga menimbulkan masalah baru, seperti aliran air yang lebih kecil atau lambat.
Masalah ini ternyata sangat umum terjadi. Menanggapi kegelisahan tersebut, Ikhwanudin, kreator di balik kanal YouTube Ada Manfaat, memberikan penjelasan mendalam penyebab hal tersebut dan cara mengatasinya.
Menurutnya, masalah aliran air kecil itu sangat wajar terjadi karena cara kerja filter air itu sendiri.
"Namanya filter ini adalah untuk menyaring kotoran, sehingga setelah kalian pakai beberapa hari, beberapa minggu, atau beberapa bulan, maka dia akan mampet oleh kotoran," jelasnya.
Kotoran berupa debu halus berukuran mikrometer hingga nanometer akan menumpuk di elemen filter.
Akibatnya, terjadi ketidakseimbangan antara kemampuan pompa dan debit air yang keluar.
"Aliran yang ke sini jauh lebih kecil dibandingkan kemampuan pompa. Pompa ini sekali mutar mampu sampai 30 liter per menit, sedangkan aliran di sini paling cuma 3 liter per menit. Sehingga terjadi surplus, maka pompa ini berhenti setiap beberapa detik," tambahnya lagi mengenai fenomena pompa "cetak-cetek".
Karena itu, berikut ini cara mengatasinya agar air tetap jernih tapi aliran tetap deras setelah memakai filter air.
Baca Juga: 5 Tinted Sunscreen SPF 50 untuk Samarkan Flek Hitam di Wajah
1. Ganti ke Ukuran Filter yang Lebih Besar
Solusi paling sederhana adalah meningkatkan kapasitas tabung filter.
Semakin besar ukuran filter air, semakin luas permukaan saringnya, sehingga waktu yang dibutuhkan kotoran untuk menyumbat elemen filter akan lebih lama.
2. Gunakan Rangkaian Filter Paralel
Jika Anda tidak ingin mengganti tabung, Anda bisa menambah jumlah filter air dan merangkainya secara paralel (sejajar).
Dengan sistem ini, beban saringan terbagi ke beberapa elemen sekaligus, sehingga debit air yang dihasilkan jauh lebih besar dan filter tidak cepat mampet.
Berita Terkait
-
5 Filter Air Keran untuk Saring Bau dan Kotoran, Air Lebih Jernih untuk Kebutuhan Rumah Tangga
-
5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh
-
Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
-
Apa Beda UV Filter dan SPF? Simak Penjelasannya, Jangan Sampai Salah Paham
-
Filter Error Bikin Wajah Asli Terungkap, Seorang Influencer Ditinggal Kabur 140 Ribu Pengikut
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tuntaskan DPT Muktamar, Gus Ipul: 556 Cabang dan Wilayah Berhak Jadi Peserta
-
Ketika Mengompol Jadi Cerita Lucu: Ulasan How to Pee Your Pants
-
Perbedaan Tinted Sunscreen vs Skin Tint vs BB Cream, Ini Fungsinya
-
3 Fakta Bomber Anyar Persija Alexander Jeremejeff, Eks Tandem Viktor Gyokeres
-
wondrX 2026 Jadi Pre-Event Danantara Housing Expo, BNI Perluas Akses Pembiayaan Hunian
-
Fenomena Lifestyle Inflation: Saat Pendapatan Bertambah Tapi Dompet Tetap Menjerit
-
Empat Orang Tewas, Polisi Selidiki Kecelakaan Beruntun di Puncak-Cipanas
-
Tembus Rp103,81 Triliun, Ekonom Puji Konsistensi BRI Salurkan KUR Tepat Sasaran
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!