- Tradisi feng shui mengatur berbagai pantangan tata letak hunian untuk menjaga keseimbangan aliran energi chi.
- Pakar feng shui Yulius Fang menekankan pentingnya menjaga kebersihan, kerapian, serta pencahayaan rumah pada tahun 2026.
- Masyarakat dapat mempertimbangkan aturan feng shui tersebut sebagai tradisi tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan kenyamanan.
Namun, jika posisi kamar mandi tidak dapat diubah, menjaga area tersebut tetap bersih, kering, memiliki ventilasi baik, dan tidak lembap merupakan langkah yang tetap bermanfaat secara praktis.
4. Lorong Rumah Terlalu Panjang dan Sempit
Lorong yang panjang dan sempit juga termasuk desain yang sering dihindari dalam feng shui.
Alasannya, energi dipercaya dapat bergerak terlalu cepat sepanjang lorong sehingga tidak menyebar secara seimbang ke ruangan lain.
Dari sisi desain interior, lorong yang terlalu panjang juga dapat terasa monoton dan kurang nyaman. Pencahayaan yang baik, dekorasi dinding, serta penataan furnitur dapat membuat area tersebut terasa lebih proporsional.
5. Ranjang Tepat Menghadap Pintu Kamar
Pantangan ini lebih berkaitan dengan feng shui kamar tidur. Ranjang yang berada tepat di jalur pintu dianggap kurang ideal karena posisi tersebut dipercaya membuat penghuni tidak mendapatkan rasa aman dan tenang.
Ahli feng shui Joey Yap juga menjelaskan sejumlah aturan mengenai posisi ranjang, termasuk menghindari posisi ranjang yang langsung berhadapan dengan pintu.
Sebagai alternatif, posisi ranjang dapat dibuat diagonal terhadap pintu selama tata letak kamar memungkinkan.
Baca Juga: Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?
6. Ranjang Berada Tepat di Bawah Balok
Meletakkan tempat tidur tepat di bawah balok plafon juga dianggap sebagai salah satu pantangan feng shui.
Dalam kepercayaan tersebut, balok yang berada di atas kepala dapat menciptakan kesan tekanan terhadap orang yang tidur di bawahnya.
Dari sisi kenyamanan, posisi ranjang di bawah balok juga bisa membuat ruangan terasa lebih sempit secara visual. Karena itu, jika memungkinkan, ranjang sebaiknya ditempatkan pada area dengan langit-langit yang lebih lapang.
7. Cermin Menghadap Langsung ke Ranjang
Cermin merupakan elemen yang cukup sering diperhatikan dalam feng shui kamar tidur.
Cermin yang langsung menghadap ranjang dipercaya dapat membuat energi di kamar menjadi terlalu aktif dan mengganggu ketenangan penghuni. Sebagian praktisi feng shui juga menyarankan agar cermin tidak ditempatkan pada posisi yang membuat bayangan ranjang terlihat langsung.
Jika ingin menggunakan cermin di kamar, letakkan pada posisi yang tidak berhadapan langsung dengan tempat tidur.
8. Rumah Menghadap Langsung Persimpangan Jalan
Pantangan feng shui tidak hanya berkaitan dengan interior. Lokasi rumah juga menjadi salah satu hal yang diperhatikan.
Rumah yang tepat menghadap persimpangan jalan, khususnya persimpangan berbentuk T, kerap dianggap kurang ideal. Dalam feng shui, aliran kendaraan yang bergerak langsung menuju rumah dianalogikan sebagai energi yang terlalu kuat atau agresif.
Selain aspek kepercayaan, rumah yang berada tepat di depan persimpangan juga perlu mempertimbangkan faktor nyata seperti keselamatan, kebisingan, polusi, serta risiko kendaraan.
9. Pintu Depan dan Pintu Belakang Berada dalam Satu Garis Lurus
Posisi pintu utama yang langsung berhadapan dengan pintu belakang juga sering dianggap kurang baik dalam feng shui.
Menurut kepercayaan tersebut, energi yang masuk dari pintu depan dapat langsung keluar melalui pintu belakang tanpa terlebih dahulu menyebar ke seluruh rumah.
Jika kondisi ini terdapat di rumah, furnitur seperti konsol, rak terbuka, tanaman, atau sekat dekoratif dapat membantu menciptakan transisi antarruang tanpa harus mengubah konstruksi bangunan.
10. Rumah Terlalu Gelap dan Berantakan
Kebersihan dan kerapian juga menjadi perhatian dalam feng shui. Rumah yang penuh barang, kotor, atau minim cahaya dianggap kurang mendukung aliran energi positif.
Pakar feng shui Yulius Fang, seperti diberitakan ANTARA pada 2026, menekankan pentingnya rumah yang rapi, bersih, dan terang. Ia menyebut barang yang berantakan sebaiknya ditata dan area yang kotor dibersihkan.
Karena itu, aturan ini sebenarnya cukup mudah diterapkan tanpa harus mengubah desain rumah. Membersihkan rumah secara rutin, membuang barang yang tidak digunakan, memperbaiki lampu yang rusak, dan memastikan sirkulasi udara berjalan baik dapat membuat hunian terasa lebih nyaman.
Apakah Pantangan Feng Shui Rumah Wajib Dipatuhi?
Pantangan feng shui rumah pada dasarnya merupakan bagian dari tradisi dan kepercayaan mengenai hubungan manusia dengan lingkungan.
Tidak semua rumah harus memiliki tata letak yang sama. Bahkan, kondisi lahan, arah bangunan, bentuk rumah, kebutuhan penghuni, hingga aliran udara dan pencahayaan perlu dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan.
Jika ingin mengikuti feng shui secara lebih spesifik, konsultasi dengan praktisi yang memahami aliran atau metode feng shui yang digunakan dapat menjadi pilihan.
Yang tidak kalah penting, jangan sampai kepercayaan mengenai feng shui membuat seseorang mengabaikan aspek keselamatan dan kenyamanan. Struktur bangunan, ventilasi, pencahayaan, sanitasi, keamanan listrik, serta akses keluar-masuk rumah tetap harus menjadi prioritas.
Bagi masyarakat yang mempercayainya, aturan tersebut dapat menjadi pertimbangan ketika menata hunian. Namun, feng shui sebaiknya dipahami sebagai tradisi dan kepercayaan, sementara faktor keamanan, kesehatan, dan kenyamanan rumah tetap menjadi pertimbangan utama.
Berita Terkait
-
3 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Dapur Menurut Feng Shui, Bikin Rezeki Seret
-
Feng Shui Rumah Bentuk Tanah Kantong Semar, Benarkah Bawa Keberuntungan?
-
Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit
-
7 Tips Akuarium Pembawa Hoki dan Kemakmuran Menurut Feng Shui, Perhatikan Jumlah Ikan
-
7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Belajar dari Medsos, Remaja 14 Tahun Akhiri Nyawa 8 Orang Termasuk Keluarganya
-
BRI Danareksa Revisi Turun Target Harga Saham BRMS, Kinerja Jadi Sebab
-
Ulasan 'Kapan Kau Bilang Wo Ai Ni?' : Jodoh Ada di Tangan Ibu dan Camer
-
Anggaran Riau Terbatas, SF Hariyanto Ogah Bebani Rakyat dengan Pajak Baru
-
Ikut JETE Run 2026 di Surabaya, Beli Tiketnya Lebih Hemat Pakai BRImo
-
Review Sepeda Gunung Polygon Xtrada 5, Cek Kelebihan dan Kekurangannya di Sini
-
Ole Romeny Cetak Gol, Pelatih PSV Murka dengan Kelakuan Pemain Keturunan Indonesia
-
Terdeteksi 198 Titik Panas di Riau, Terbanyak Kedua se-Sumatera
-
Sudahi Kebiasaan Doomscrolling! Tak Semua Hal di Internet Perlu Diikuti
-
Ikan Sungai Batanghari Makin Hilang, dari 300 Spesies Kini Tinggal 135