Lifestyle / Komunitas
Rabu, 12 Agustus 2026 | 12:41 WIB
Ilustrasi doa tolak bala (Pexels)
Baca 10 detik
  • Umat Islam mencari doa tolak bala untuk memohon perlindungan Allah SWT dari berbagai musibah dan keburukan.
  • Rasulullah SAW mengajarkan hadis Shahih Bukhari dan Muslim tentang pentingnya berlindung dari beratnya musibah serta kesengsaraan.
  • Gus Baha menyampaikan amalan doa khusus dalam kajiannya agar terhindar dari bala dan kejahatan makhluk hidup.

Suara.com - Salah satu yang banyak dicari  saat Rabu Wekasan adalah doa tolak bala, yakni doa yang dipanjatkan sebagai bentuk permohonan agar Allah SWT melindungi diri dan keluarga dari berbagai keburukan dan musibah.

Istilah doa tolak bala memang tidak merujuk pada satu bacaan tunggal yang secara khusus diberi nama demikian dalam Al-Qur'an. Namun, terdapat sejumlah doa dan zikir yang diajarkan Rasulullah SAW untuk memohon perlindungan dari berbagai bentuk keburukan, kesengsaraan, dan musibah. 

Dalam salah satu kajiannya, Gus Baha pernah menyampaikan amalan yang dapat dibaca untuk memohon dijauhkan dari bala.

“Orang yang baca ini tidak akan kena bala,” kata Gus Baha.

Rasulullah SAW sendiri mengajarkan umatnya untuk berlindung kepada Allah SWT dari beratnya musibah. Dalam hadis yang diriwayatkan Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda,

Ta'awwadzū billāhi min juhdil-balā'i, wa darakisy-syaqā'i, wa sū'il-qadhā'i, wa syamātatil-a'dā'.”

Artinya, “Berlindunglah kepada Allah dari beratnya musibah, kesengsaraan yang menimpa, buruknya ketetapan, dan kegembiraan musuh atas musibah yang menimpa.” Hadis tersebut tercantum dalam Shahih Bukhari nomor 6616 dan Shahih Muslim nomor 2707.

Pesan dalam hadis tersebut menarik karena Rasulullah SAW tidak hanya mengajarkan umatnya untuk meminta terhindar dari musibah, tetapi juga dari dampak buruk yang menyertainya.

Penjelasan ulama hadis menyebut juhdul-bala' sebagai berat atau puncak cobaan, sedangkan syamātatil-a'dā' berkaitan dengan kegembiraan pihak yang memusuhi seseorang ketika melihat orang tersebut tertimpa musibah.

Dasar lain tentang pentingnya berdoa terdapat dalam Surat Al-Mu'min ayat 60. Allah SWT berfirman, “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu.” Ayat ini menjadi pengingat bahwa doa merupakan bagian penting dari hubungan seorang hamba dengan Allah SWT.

Baca Juga: Seruan Taubat Ekologi, Gus Baha Ungkap Ancaman Allah Bagi Perusak Lingkungan

Karena itu, membaca doa tolak bala dapat menjadi salah satu ikhtiar spiritual ketika seseorang merasa khawatir terhadap musibah atau ingin memohon keselamatan bagi dirinya dan keluarganya.

Doa tolak bala yang disampaikan Gus Baha

Adapun bacaan yang disampaikan Gus Baha dalam kajian tersebut adalah:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبىِّ لاَ إِلَهَ إِلاَّ  أَنْتَ  عَلَيْكَ  تَوَكَّلْتُ   وَأَنْتَ  رَبُّ الْعَرْشِ  الْعَظِيْمِ,  مَاشَاءَ اللَّهُ كَانَ, وَمَالَمْ يَشَأْ لَمْ يَكُنْ, لاَحَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ العَلِيِّ الْعَظِيْمِ  أَعْلَمُ أَنَّ الله عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ, وَ أَنَّ الله قَدْ أَحَاطَ  بِكُلِّ شَيْئٍ عِلْمًا. اللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّ نَفْسِى وَ مِنْ شَرِّ كُلِّ دَابَّةٍ أَنْتَ آخِذٌ بِنَاصِيَـتِهَا إِنَّ رَبىِّ عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ.

"Allahumma anta rabbii, laa ilaaha illaa anta, alaika tawakkaltu, wa anta rabbul ‘arsyil ‘azhiim. Maa syaa-Allahu kaana, wamaa lam yasya’ lam yakun. Wa laa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘azhiim. A’lamu annallaha ‘alaa kulli syai-in qadiir, wa annallooha qad ahaatha bikulli syai-in ‘ilmaa. Alloohumma innii a’uudzu bika min syarri nafsii, wa min syarri kulli daabbatin anta aakhidzun binaashiyatihaa. Inna rabbii ‘alaa shiraathim-mustaqiim".

Artinya:

“Ya Allah! Engkaulah Tuhanku. Tiada tuhan selain Engkau. Hanya kepada-Mu aku bertawakkal, dan Engkau Tuhan Penguasa ‘Arasy yang agung. Apa yang dikehendaki Allah, akan terjadi, dan apa yang tidak dikehendaki-Nya, tidak akan terjadi. Tiada daya dan tiada kekuatan, selain dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung. Aku tahu bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan bahwa ilmu Allah meliputi segala sesuatu. Ya Allah! Aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kejahatan diriku dan dari kejahatan semua hewan melata yang telah berada dalam pengendalian-Mu. Sesungguhnya Tuhanku senantiasa berada di jalan yang lurus.”

Load More