- Siswa SMA Mutiara Harapan Islamic School menciptakan Smart Stick berbasis AI untuk membantu aktivitas penyandang tunanetra.
- Tim siswa tersebut berhasil meraih 14 medali emas dan Outstanding Award dalam ajang ORBIT-C 2026 di China.
- Inovasi tongkat pintar karya pelajar Indonesia ini mendapat apresiasi serta ketertarikan dari seorang profesor di China.
Apresiasi tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi para siswa MHIS. Pasalnya, karya yang pada awalnya dikembangkan untuk menghadirkan solusi bagi penyandang tunanetra ternyata mendapat respons positif dari akademisi di tingkat internasional.
"Kami sangat bersyukur bisa mewakili Indonesia di ajang internasional ini. Awalnya, kami hanya ingin menciptakan solusi yang benar-benar bermanfaat bagi penyandang tunanetra. Tidak pernah terpikir sebelumnya bahwa Smart Stick akan mendapat apresiasi hingga menarik perhatian seorang profesor di China," ujar Andhara, siswi SMA Mutiara Harapan Islamic School.
Menurut Andhara, pengalaman mengikuti kompetisi internasional tersebut menjadi motivasi bagi tim untuk terus mengembangkan inovasi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Tak Sekadar Mengejar Medali
Prestasi Smart Stick menjadi bagian dari pencapaian tim MHIS di ORBIT-C 2026. Selain Outstanding Award, tim siswa sekolah tersebut berhasil membawa pulang 14 medali emas.
ORBIT-C merupakan ajang yang mempertemukan pelajar dari berbagai negara untuk mempresentasikan karya di bidang riset, robotika, inovasi, dan teknologi.
Peserta tidak hanya dinilai berdasarkan kecanggihan teknologi yang dibuat. Aspek inovasi, implementasi, dampak sosial, serta kemampuan mempresentasikan karya di hadapan juri internasional juga menjadi bagian dari penilaian.
Bagi MHIS, pencapaian tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran di sekolah dapat diarahkan untuk menghasilkan karya yang memiliki manfaat di luar ruang kelas.
Kepala SMA Mutiara Harapan Islamic School, Ms Sintala, mengatakan prestasi para siswa menjadi bukti komitmen sekolah dalam membina generasi yang unggul secara akademik, memiliki karakter Islami, dan mampu bersaing di tingkat global.
Baca Juga: Konsumsi Energi AI Setara Satu Negara, Pemerintah Petakan Sumber Daya
"Kami sangat bangga atas prestasi para siswa yang telah mewakili Indonesia di ajang internasional ORBIT-C. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen SMA Mutiara Harapan Islamic School dalam membina generasi champion yang unggul dalam akademik, berkarakter Islami, serta siap bersaing dan memberikan kontribusi positif di tingkat global," ujarnya.
Smart Stick pada akhirnya menunjukkan bagaimana pendidikan dan teknologi dapat berjalan beriringan. Dari sebuah gagasan yang dikembangkan oleh siswa, lahir inovasi yang tidak hanya memenangkan kompetisi, tetapi juga berpotensi dikembangkan menjadi solusi yang lebih luas bagi penyandang tunanetra.
Ketertarikan profesor di China terhadap Smart Stick pun menjadi sinyal bahwa karya inovasi pelajar Indonesia memiliki peluang untuk mendapat perhatian dan dikembangkan di tingkat internasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali