- PT United Family Food meluncurkan produk HiFruit di Jakarta guna menghadirkan pengalaman menikmati buah dalam bentuk camilan praktis.
- Produk camilan inovatif tersebut dibuat dengan kandungan jus buah asli lebih dari lima puluh persen serta rendah gula.
- Steven Wijaya dan Ongkie Tedjasurja menyatakan langkah ini bertujuan memperkenalkan kategori baru agar konsumen mudah mengonsumsi buah di tengah aktivitas padat.
Suara.com - Buah selama ini lekat dengan kebiasaan makan keluarga Indonesia. Ada yang menyajikannya setelah makan, menjadikannya bagian dari sarapan, atau sekadar menyiapkan potongan buah di rumah sebagai camilan.
Namun, di tengah aktivitas yang semakin padat, menikmati buah dalam keseharian tidak selalu semudah itu. Buah perlu dicuci, dipotong, disimpan dengan baik, dan sebagian jenis buah tidak tahan terlalu lama jika dibawa bepergian. Belum lagi soal selera.
Tidak semua orang terbiasa menjadikan buah sebagai pilihan camilan sehari-hari. Perubahan kebiasaan tersebut kemudian membuka pertanyaan menarik: mungkinkah sensasi makan buah dihadirkan dalam bentuk snack yang lebih praktis?
Pertanyaan itu menjadi salah satu titik awal lahirnya HiFruit dari PT United Family Food (UNIFAM), yang diperkenalkan sebagai bagian dari kategori Fruit Snacks. Alih-alih memosisikannya sebagai permen rasa buah, produk ini mencoba membawa pengalaman menikmati buah ke dalam format camilan.
Steven Wijaya, CEO UNIFAM, mengatakan ide tersebut berangkat dari melihat adanya jarak antara keinginan masyarakat untuk hidup lebih sehat dan kebiasaan mereka sehari-hari.
“Kalau ditanya siapa yang mau hidup sehat, pasti jawabannya semua mau. Tapi pertanyaannya, siapa yang benar-benar hidup sehat? Itu dua hal yang sangat berbeda,” ujar Steven di Jakarta baru-baru ini.
Menurutnya, salah satu tantangan dalam menjalani pola makan yang lebih sehat adalah persepsi bahwa makanan sehat sering kali tidak cukup menyenangkan untuk dinikmati. Karena itu, UNIFAM mencoba mencari titik temu antara pilihan yang lebih baik dan pengalaman makan yang tetap menyenangkan.
“Kita challenge diri kita sendiri, bagaimana kita bisa bikin sesuatu yang lebih sehat, tapi enak. Jadi benar-benar menjadi solusi, bukan cuma solusi yang kelihatannya sehat,” lanjutnya.
Dari sana, buah menjadi inspirasi. Jika buah identik dengan makanan yang sehat tetapi tidak selalu praktis dibawa ke mana-mana, pengalaman menikmati buah kemudian dicoba diterjemahkan menjadi sebuah snack.
Baca Juga: Kala Lapar Bertemu Deadline Kerjaan Tanpa Ampun, Lahirlah Kutukan 'Hangry'
Salah satu buah yang menarik perhatian adalah anggur. Buah yang relatif mahal di Indonesia ini selama ini lebih sering dikonsumsi langsung sebagai buah segar. Dengan pendekatan berbeda, sensasi anggur kemudian bisa dinikmati dalam format camilan yang lebih ringkas.
“Anggur itu mahal di sini. Nah, ini bisa menikmati anggur dengan lebih enak, kemudian kita bikin buah menjadi snack,” kata Steven.
Yang menarik, inovasi tersebut tidak berhenti pada bentuk dan pengalaman makan. HiFruit membawa kandungan real fruit juice lebih dari 50 persen. Hal tersebut juga tercermin pada daftar bahan, dengan jus buah berada pada urutan pertama.
Menurut Steven, penggunaan buah sebagai bagian utama juga berkaitan dengan karakter rasa yang ingin dihadirkan. Dengan rasa manis yang berasal dari buah, kandungan gula per buah dibuat relatif rendah, sekitar satu gram.
“Karena manisnya memang dari buah itu sendiri,” ujarnya.
Bagi UNIFAM, langkah ini sekaligus menjadi upaya memperkenalkan kategori yang masih relatif baru di Indonesia. Tantangannya bukan semata-mata menghadirkan sebuah produk, tetapi mengajak konsumen memahami bahwa snack tidak selalu harus identik dengan pilihan yang selama ini mereka kenal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?
-
Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa
-
Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les
-
Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi
-
Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro
-
Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari
-
Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya
-
Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen
-
Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi
-
Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT