- Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi banyak orang untuk kembali memaknai arti kemerdekaan.
- Tak hanya lewat upacara dan berbagai perlombaan, semangat tersebut juga dapat diwujudkan melalui kebersamaan, pengembangan diri, hingga karya yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
- Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu membangun diri, membangun perusahaan, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kompetensi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Suara.com - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi banyak orang untuk kembali memaknai arti kemerdekaan. Tak hanya lewat upacara dan berbagai perlombaan, semangat tersebut juga dapat diwujudkan melalui kebersamaan, pengembangan diri, hingga karya yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.
Direktur Utama Bostan Group, M. Sutan HS, mengatakan kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada perayaan seremonial. Menurutnya, semangat kemerdekaan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja keras, profesionalisme, inovasi, serta kontribusi kepada masyarakat.
“Kemerdekaan bukan hanya tentang terbebas dari penjajahan, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu membangun diri, membangun perusahaan, menciptakan lapangan pekerjaan, meningkatkan kompetensi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar M. Sutan HS, dalam keterangannya.
Menurut Sutan, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, kewirausahaan, profesionalisme, inovasi, dan berbagai karya yang memberikan nilai tambah bagi bangsa.
Ia juga mendorong lingkungan kerja menjadi ruang bagi setiap orang untuk terus belajar dan berkembang.
“Saya ingin Bostan Group menjadi rumah bagi orang-orang yang mau belajar, bertumbuh dan memberikan kontribusi. Kita boleh berbeda posisi dan tanggung jawab, tetapi memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun organisasi yang profesional dan memberikan manfaat,” katanya.
Kemerdekaan Juga Berarti Kesempatan untuk Bertumbuh
Bagi Irnanda Setia, Direktur Bostan Royal Institute, perayaan kemerdekaan menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa kebersamaan. Ia menilai sebuah organisasi tidak dapat berkembang hanya karena kontribusi individu, tetapi membutuhkan kerja sama seluruh anggota.
“Bagi kami, kemerdekaan juga berarti memiliki kesempatan untuk terus belajar, berkembang dan memberikan kontribusi. Kebersamaan seperti ini penting karena sebuah institusi tidak akan tumbuh hanya karena satu atau dua orang, tetapi karena kerja sama seluruh tim,” ujar Irnanda.
Baca Juga: Formasi 81 di Langit Monas, Aksi Jet Tempur hingga Terjun Payung Meriahkan HUT RI di Jakarta
Menurutnya, peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi semakin penting di tengah perubahan dunia kerja dan perkembangan teknologi. Karena itu, kesempatan untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi menjadi salah satu cara generasi saat ini mengisi kemerdekaan.
Hal senada disampaikan Dewan Kehormatan Bostan Royal Institute, Dr. Anwar Sadat, S.H., M.H. Ia mengingatkan bahwa kebebasan yang diperoleh melalui kemerdekaan juga perlu diiringi dengan tanggung jawab dan integritas.
“Kemerdekaan memberikan ruang bagi kita untuk berkembang. Karena itu, kebebasan tersebut harus diiringi dengan tanggung jawab, integritas dan profesionalisme. Jangan sampai kemerdekaan hanya menjadi perayaan, tetapi harus menjadi semangat untuk terus memberikan kontribusi,” tuturnya.
Berkarya sebagai Cara Mengisi Kemerdekaan
Sementara itu, dosen sekaligus fasilitator Bostan Royal Institute, Mardiyanto, S.H., M.H., melihat pendidikan dan pengembangan kompetensi sebagai bagian penting dalam mengisi kemerdekaan.
Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya memberikan pengetahuan secara teori. Seseorang juga perlu memiliki kemampuan praktis, pola pikir profesional, etika, serta kesiapan menghadapi perubahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
-
Semangat Kemerdekaan, Bank Sumsel Babel Perkuat Komitmen Membangun Daerah yang Berdaulat dan Makmur
-
BMW Puncaki Daftar Penjualan Mobil Mewah Meski Pasar Premium Sedang Lesu
-
4 Rekomendasi Obat Totol Flek Hitam Paling Ampuh, Ada yang Hasilnya Kelihatan dalam 7 Hari
-
Eks Member JKT 48 Tegur Keras Anak Buah Erick Thohir: Jujur Aku Kecewa!
-
Solidaritas dengan Korban Gempa Flores, Pemerintah Tunda Pesta Kembang Api di Monas