Lifestyle / Female
Senin, 17 Agustus 2026 | 15:31 WIB
Syahnaz Sadiqah jadi Bunda PAUD Bandung Barat (Instagram)
Baca 10 detik
  • Syahnaz Sadiqah resmi dilantik menjadi Bunda PAUD KBB masa bakti 2025-2030.

  • Syahnaz Sadiqah mengemban tugas strategis pendorong akses layanan PAUD inklusif KBB.

  • Tugas Syahnaz Sadiqah meliputi advokasi kebijakan hingga peningkatan kesejahteraan guru.

Suara.com - Beberapa hari lalu, adik bungsu Raffi Ahmad resmi mengemban amanah baru sebagai Bunda PAUD Kabupaten Bandung Barat (KBB) untuk masa bakti 2025–2030.

Pengukuhan Syahnaz Sadiqah dilakukan berbarengan dengan pelantikan pengurus Dekranasda KBB serta Bunda PAUD tingkat kecamatan dan Pokja Bunda PAUD.

Momen ini diharapkan menjadi motor penggerak untuk membangun generasi Bandung Barat yang
lebih cerdas, berkarakter, dan mendukung kemajuan ekonomi kreatif daerah.

Lantas, apa sebenarnya tugas dan tanggung jawab yang harus dijalankan Syahnaz Sadiqah sebagai Bunda PAUD?

Figur Sentral Pendidikan Anak Usia Dini

Syahnaz sebagai Bunda PAUD Kabupaten kini menjadi tokoh sentral sekaligus figur "ibu" dalam gerakan PAUD berkualitas.

Tugas utamanya adalah memotivasi masyarakat serta memastikan akses layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang inklusif, berkualitas, dan menyeluruh dapat dinikmati oleh seluruh anak di
Bandung Barat.

Predikat Bunda PAUD sendiri merupakan posisi strategis yang diberikan kepada istri kepala daerah atau tokoh yang ditunjuk sebagai penggerak utama dalam pembinaan layanan pendidikan anak usia 0-8 tahun.

Daftar Tugas Strategis Syahnaz Sadiqah

Baca Juga: 6 Rekomendasi Shade Hanasui Serum Cushion untuk Kulit Sawo Matang agar Tidak Abu-abu

Berdasarkan pedoman PAUDPEDIA Kemendikdasmen, berikut adalah rincian tugas berat yang menanti Syahnaz Sadiqah di Bandung Barat:

1. Advokasi dan Kebijakan

Syahnaz memiliki peran untuk mendorong pemerintah daerah dan pemerintah desa agar menjadikan layanan PAUD sebagai program prioritas.

Termasuk di dalamnya mendukung program wajib belajar prasekolah satu tahun serta pencegahan stunting pada anak.

2. Koordinasi dan Kemitraan

Membangun sinergi lintas sektor menjadi kunci. Syahnaz diharapkan mampu menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, mulai dari Dinas Pendidikan, Posyandu, PKK, hingga tokoh masyarakat.

Load More