- Pompa air bisa kehilangan daya hisap setelah listrik mati.
- Air pada rumah pompa perlu dikembalikan agar proses penghisapan berjalan lagi.
- Jika tetap tidak keluar, cek pipa, sambungan, tusen klep, dan check valve.
Kenapa Pompa Air Harus Dipancing Setelah Mati Listrik?
Mati listrik tidak selalu membuat pompa kehilangan air. Namun, jika air di dalam rumah pompa atau saluran hisap turun, pompa dapat kehilangan daya hisap ketika kembali dinyalakan.
Udara yang masuk melalui sambungan pipa yang kurang rapat juga dapat menjadi penyebab. Kebocoran pada pipa hisap, check valve, atau tusen klep dapat membuat air tidak tertahan di dalam sistem.
Oleh karena itu, jika pompa harus dipancing setiap kali listrik mati, sebaiknya jangan hanya mengulang proses tersebut. Bagian instalasi yang berkaitan dengan aliran air juga perlu diperiksa.
Bagian yang Perlu Dicek Jika Air Tetap Tidak Keluar
Jika air belum keluar setelah pompa dipancing, beberapa bagian berikut bisa diperiksa.
- Pipa hisap: untuk memastikan tidak ada retakan atau kebocoran.
- Sambungan pipa: terutama bagian yang berpotensi menjadi jalan masuk udara.
- Tusen klep: untuk memastikan komponen masih dapat menahan air.
- Check valve: jika pompa menggunakan komponen tersebut.
- Permukaan air sumber: terutama jika menggunakan sumur dan air sedang berada di level rendah.
Selain itu, kemampuan pompa dalam menghisap air juga perlu disesuaikan dengan kedalaman sumber air. Jika jarak terlalu jauh dari kemampuan pompa, air bisa tetap tidak keluar meski proses pancingan sudah dilakukan.
Jangan Biarkan Pompa Menyala Tanpa Air
Hindari membiarkan pompa terus menyala ketika air belum juga keluar. Kondisi dry running atau pompa bekerja tanpa air dapat menyebabkan mesin mengalami panas berlebih dan berisiko mengurangi usia pakainya.
Baca Juga: Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya
Jika sudah dipancing tetapi pompa tetap tidak mengeluarkan air, matikan kembali mesin dan periksa instalasi. Bila terdapat kebocoran atau kerusakan komponen yang sulit ditangani sendiri, pemeriksaan teknisi bisa menjadi pilihan yang lebih aman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
1.364 Warga Mengungsi, Tenda Darurat Jadi Tempat Bertahan Korban Gempa NTT
-
Danantara Mulai Jual Rumah Milik BUMN yang Tak Laku pada 27 Agustus
-
Ribuan Orang Berdesakan di Gunung Bawakaraeng, Tim SAR Evakuasi Puluhan Korban
-
Menteri HAM Natalius Pigai Sebut Silakan Tuntut Keadilan, Tapi Jangan Minta Papua Merdeka!
-
Pencarian Wastra Nusantara Naik 540 Persen, AI Ubah Cara Gen Z Kenal Tradisi
-
Sepatu Nike Pegasus Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan Termurah untuk Easy hingga Trail Run
-
Soal Motor Listrik Nasional, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai Jadi Biang Kemacetan Baru
-
Uji Sah atau Tidaknya Status Tersangka, Sidang Praperadilan Febrie Adriansyah Digelar Hari Ini
-
Merah Putih Berkibar di 4 Negara, WNI Ikut Doakan Korban Gempa NTT
-
Bocoran Xiaomi 18 Versi Standar Baru, Siap Meluncur Desember Nanti!