Lifestyle / Komunitas
Rabu, 19 Agustus 2026 | 07:05 WIB
Ilustrasi hewan peliharaan ikan koi (Freepik/nuttawutnuy)
Baca 10 detik
  • Menurut ahli feng shui Kathryn Weber, ikan, kucing, anjing, burung, dan kura-kura dipercaya membawa simbol keberuntungan, kemakmuran, perlindungan, serta umur panjang bagi penghuni rumah.
  • Praktisi feng shui Yulius Fang menyatakan bahwa hewan peliharaan bukanlah jaminan instan kekayaan, melainkan bagian dari filosofi tradisional yang membuat rumah terasa lebih aktif dan dinamis.
  • Pemilik rumah dianjurkan untuk selalu mengutamakan kesehatan, kebersihan, dan perawatan yang layak bagi hewan peliharaannya ketimbang sekadar mengejar hoki semata.

3. Anjing

Ilustrasi Anjing (Pixabay/Karen Warfel)

Anjing dalam feng shui lebih banyak dikaitkan dengan perlindungan, kesetiaan, dan energi yang aktif.

Weber menyebut anjing dapat memberikan energi yang hidup di dalam rumah. Suara gonggongan, gerakan, dan aktivitas anjing membuat rumah menjadi lebih yang, yakni lebih aktif dan dinamis.

Selain itu, anjing secara simbolis juga dianggap memberikan energi perlindungan terhadap rumah.

Dalam sejumlah referensi feng shui, area tenggara rumah juga kerap dikaitkan dengan kekayaan. Namun, penempatan hewan tidak sebaiknya dilakukan secara sembarangan hanya berdasarkan satu aturan umum karena feng shui klasik dapat mempertimbangkan kondisi properti secara keseluruhan.

4. Burung

Ilustrasi burung dalam sangkar (Unsplash.com/Visual Karsa)

Burung merupakan hewan lain yang dipercaya membawa energi positif dalam feng shui.

Menurut Weber, burung melambangkan kesuksesan. Gerakannya yang aktif dan kemampuannya terbang juga membuat burung kerap dikaitkan dengan kebebasan, perkembangan, serta peluang yang terbuka.

Bagi penghobi burung, memelihara burung dengan lingkungan yang sehat dapat menjadi bagian dari hunian yang terasa lebih hidup.

Baca Juga: 7 Tanaman Penyerap Energi Negatif Menurut Feng Shui, Bisa Bawa Hoki

Namun, pastikan ukuran kandang sesuai, sirkulasi udara baik, dan burung mendapatkan perawatan yang memadai. Prinsipnya, jangan menjadikan hewan sekadar alat untuk mengejar hoki.

5. Kura-kura

Ilustrasi kura-kura (Envato)

Kura-kura lebih sering dikaitkan dengan umur panjang, stabilitas, dan perlindungan dalam simbolisme feng shui.

Weber menyebut kura-kura sebagai simbol longevity atau umur panjang.

Makna tersebut membuat kura-kura bukan hanya dianggap sebagai simbol kesehatan dan umur panjang, tetapi juga kestabilan kehidupan rumah tangga.

Bila ingin memelihara kura-kura, calon pemilik sebaiknya terlebih dahulu memahami jenis kura-kura yang legal dipelihara, kebutuhan habitatnya, ukuran ketika dewasa, serta pola makan yang sesuai.

6. Ikan mas koki

Ikan Mas Koki, ikan hias air tawar (envato)

Ikan mas koki dapat ditempatkan sebagai pilihan tersendiri karena jenis ikan ini cukup populer dalam pembahasan feng shui.

Ikan secara umum merupakan simbol kekayaan, sementara ikan mas koki kerap digunakan sebagai bagian dari dekorasi akuarium yang dihubungkan dengan kemakmuran dan keberuntungan.

Namun, perlu dibedakan antara simbolisme feng shui dan fakta ilmiah. Tidak ada bukti ilmiah bahwa jumlah, warna, atau jenis ikan tertentu secara langsung membuat seseorang memperoleh rezeki.

Yang lebih realistis, akuarium yang terawat dapat membuat ruangan terasa hidup dan menjadi elemen dekorasi yang menyenangkan bagi penghuni rumah.

7. Ikan koi

Ikan koi.(Freepik/vecstock)

Ikan koi juga populer sebagai simbol keberuntungan dan kemakmuran dalam budaya feng shui.

Gerakan ikan di dalam air dianggap menghadirkan aktivitas dan dinamika. Karena itu, kolam koi sering menjadi pilihan bagi orang yang ingin menghadirkan unsur air sekaligus simbol kemakmuran di rumah.

Sejumlah referensi populer feng shui juga menempatkan ikan sebagai hewan yang berhubungan dengan kekayaan.

Meski begitu, kolam koi harus dibuat dengan mempertimbangkan kesejahteraan ikan, kualitas air, filtrasi, sirkulasi, dan ukuran kolam.

Weber menekankan bahwa keberadaan hewan peliharaan sendiri dapat membuat rumah lebih aktif. Ia juga mengingatkan bahwa hewan merupakan bagian dari keluarga sehingga kebutuhan dan pengaruhnya terhadap lingkungan rumah perlu diperhatikan.

Hal serupa juga penting dalam pendekatan feng shui klasik di Indonesia. Yulius Fang, praktisi dan konsultan Feng Shui profesional sekaligus pendiri Feng Shui Consulting Indonesia, menjelaskan bahwa feng shui klasik berfokus pada pemanfaatan chi positif dari properti dan lingkungan untuk mendukung aspek rezeki, kesehatan, serta keharmonisan penghuni.

Artinya, keberadaan hewan sebaiknya tidak dipandang sebagai "mesin penghasil rezeki". Kondisi rumah, lingkungan, penataan ruang, serta bagaimana penghuni merawat hewan juga menjadi bagian dari kehidupan yang harmonis.

Load More