- Lagu 'Bella Ciao' dinyanyikan massa BEM UI saat membubarkan diri dari kawasan Gedung UOB setelah aksi mereka di sekitar Bundaran HI terhalau aparat.
- Lagu berbahasa Italia ini dikenal sebagai simbol perlawanan terhadap fasisme dan penindasan, serta digunakan berbagai gerakan protes di sejumlah negara.
- Artikel akan membahas makna, sejarah, dan kaitan 'Bella Ciao' dengan Resistensi Italia hingga penggunaannya sebagai simbol perjuangan.
Dalam versi tersebut, tokoh utama juga menyadari bahwa perjuangannya dapat berujung pada kematian.
Ia kemudian membayangkan dirinya dimakamkan di gunung dan dikenang melalui bunga sebagai simbol seorang pejuang yang gugur demi kebebasan.
Karena itu, makna "Bella Ciao" tidak hanya berkaitan dengan perpisahan, tapi juga perjuangan, kebebasan, pengorbanan, dan perlawanan terhadap penindasan.
George Mason University mencatat bahwa lagu ini kemudian berkembang menjadi lagu protes yang digunakan berbagai gerakan perlawanan di dunia, sehingga maknanya dapat ikut berubah sesuai konteks ketika dinyanyikan.
Popularitas lagu ini juga semakin meluas setelah digunakan dalam serial "La Casa de Papel" atau "Money Heist", yang menjadikannya bagian penting dari cerita tentang perlawanan.
Meski begitu, penggunaan "Bella Ciao" dalam konteks modern tetap membawa jejak sejarahnya sebagai simbol resistensi dan kebebasan.
Tuntutan BEM UI dalam Demo 18 Agustus 2026
Dalam aksi bertajuk #MerebutKemerdekaan pada Selasa (18/8/2026), BEM UI membawa delapan tuntutan yang mencakup persoalan ekonomi, agraria, kebijakan pemerintah, kebencanaan, hingga kondisi ruang sipil.
Tuntutan tersebut disampaikan sebagai bentuk kritik mahasiswa terhadap sejumlah persoalan yang dinilai masih dihadapi masyarakat Indonesia.
Berikut delapan tuntutan yang disuarakan BEM UI:
Baca Juga: Bukan Anti-Makan Gratis, Ini Alasan Mahasiswa Tolak MBG di Jalanan
- Menghentikan penjajahan negara atas rakyat sendiri. BEM UI menyerukan agar berbagai kebijakan dan tindakan negara tidak justru merugikan atau menekan masyarakat.
- Menghentikan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN). Mahasiswa mendesak adanya upaya lebih serius untuk memberantas praktik KKN dalam penyelenggaraan pemerintahan.
- Mewujudkan reforma agraria sejati. Tuntutan ini berkaitan dengan persoalan agraria dan dorongan agar kebijakan pertanahan lebih berpihak pada masyarakat.
- Menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM. BEM UI menyoroti beban ekonomi masyarakat dan meminta pemerintah mengambil langkah untuk membuat kebutuhan dasar lebih terjangkau.
- Mengevaluasi total Proyek Strategis Nasional (PSN) serta menghentikan MBG dan KDMP. Mahasiswa meminta evaluasi terhadap PSN sekaligus penghentian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
- Menghentikan pemusatan kekuasaan dan pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD), serta mengembalikan otonomi daerah. BEM UI menilai persoalan tersebut berkaitan dengan tata kelola pemerintahan dan hubungan antara pemerintah pusat dengan daerah.
- Menetapkan status bencana nasional untuk daerah Sumatra dan Flores serta mempercepat pemulihan wilayah terdampak bencana. Tuntutan ini menyoroti penanganan bencana dan meminta pemerintah mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat di wilayah terdampak.
- Menghentikan represivitas dan intervensi TNI-Polri dalam ruang sipil serta membubarkan Yonif Teritorial Pembangunan (Yon TP). Tuntutan terakhir berfokus pada kondisi ruang sipil dan keterlibatan aparat dalam kehidupan masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Tarif Ojol untuk Antar Barang dan Makanan Bakal Diatur Kemkomdigi, Ini Aturannya
-
Lagu 'Bella Ciao' Bercerita Tentang Apa? Dinyanyikan Massa Demo BEM UI di Bundaran HI
-
Detik-Detik Mobil SPPG Magetan Terguling Usai Hantam Tiang Wi-Fi
-
Skandal Rasisme Media Inggris, Kemarahan Rakyat di Balik Kematian Profesor Cambridge
-
81 Tahun Indonesia Merdeka, Mengapa Kita Masih Takut Menatap Masa Depan?
-
Sudah Akui Terima Duit Tambang, Bebizie Belum Juga Kembalikan Uang ke KPK
-
7 Sifat Belah Ketupat dan Rumus Menghitung Luas serta Kelilingnya
-
Ungkap Terima Kasih ke Barca, Ferran Torres Mulai Babak Baru Bersama PSG
-
Sama-Sama Kasual, Ini Perbedaan Sandal Gunung dan Sandal Pantai yang Perlu Kamu Tahu
-
Tinted Sunscreen Mengandung Niacinamide dan Ceramide Apa Ada? Ini Rekomendasinya