- Siti Aminah memulai usaha Es Dawet Ireng Pawon Jiwandono di Bogor sejak tahun 2018 dengan modal Rp5 juta.
- Siti menghadapi kenaikan harga bahan baku dan persaingan minuman kekinian dengan melakukan inovasi menu serta memperluas layanan penjualan.
- Siti memanfaatkan bazar UMKM dan modal Amartha untuk menyewa kedai, menambah karyawan, hingga memperluas pengiriman di luar Bogor.
“Alhamdulillah usaha semakin berkembang, semakin banyak yang mengenal produk kami. Modal usaha dari Amartha membantu saya menyewa kedai, menambah karyawan dan memperluas usaha sampai pengiriman di luar Bogor,” kata Siti.
Dari kedai yang semakin berkembang hingga pesanan yang menjangkau luar Bogor, usaha yang awalnya dimulai dengan modal Rp5 juta tersebut kini turut membuka kesempatan kerja bagi orang lain.
Cerita Siti menjadi gambaran kecil dari geliat usaha mikro yang terus bergerak di tengah perubahan ekonomi. Bagi pelaku UMKM seperti dirinya, pertumbuhan ekonomi tidak selalu terasa sebagai angka statistik.
Pertumbuhan justru bisa terlihat dari pelanggan yang kembali membeli, menu yang semakin beragam, pesanan yang datang dari luar kota, hingga kemampuan mempekerjakan orang lain.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Indonesia tumbuh 5,29 persen secara tahunan pada triwulan II-2026. Konsumsi rumah tangga juga tumbuh 5,06 persen dan menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi.
Di tingkat usaha mikro, angka tersebut diterjemahkan dalam aktivitas yang jauh lebih sederhana: orang tetap membeli makanan dan minuman, pedagang terus mencari cara agar dagangannya diminati, sementara pemilik usaha berusaha menjaga agar bisnis tetap berjalan.
Siti adalah salah satunya.
Ia memilih mempertahankan dawet ireng sebagai identitas, sambil terus mengikuti perubahan zaman. Sebab, bagi usaha kecil, bertahan bukan berarti berhenti berubah.
Kadang, cukup dengan menambahkan topping baru, mencari produk sampingan saat musim hujan, menerima pesanan acara, atau membuka akses pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Perpres Ojol Diperluas, Tarif Antar Makanan dan Barang Bakal Diatur
Dari langkah-langkah kecil itulah sebuah usaha bisa terus tumbuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan