- Warna earth tone mewakili elemen tanah pembawa aliran energi positif.
- Aplikasi warna bumi di kamar tidur membantu ciptakan kualitas tidur lelap.
- Paduan warna earth tone di ruang kerja tingkatkan konsentrasi dan produktivitas.
Suara.com - Tren dekorasi rumah dengan palet warna earth tone alias warna-warna bumi memang sedang naik daun.
Selain estetik dan memberikan kesan minimalis, ternyata warna earth tone seperti cokelat, krem, terakota, hingga kuning hangat memiliki makna mendalam dalam ilmu Feng Shui.
Dalam Feng Shui, earth tone mewakili elemen tanah yang melambangkan stabilitas, keamanan, keharmonisan keluarga, hingga kesehatan.
Mengaplikasikan warna ini di dalam hunian dipercaya bisa mengurangi stres dan menciptakan aliran energi positif (Chi) yang lebih stabil.
Berikut ini, cara menerapkan warna earth tone di setiap ruangan rumah agar membawa hoki?
1. Kamar Tidur
Warna-warna bumi seperti cokelat muda atau krem sangat disarankan untuk area kamar tidur.
Menurut Feng Shui, warna ini dapat membantu seseorang tidur lebih lelap karena menciptakan suasana yang membumi.
Anda juga bisa menambahkan aksen warna gelap seperti nila kehitaman atau hijau tua untuk memberikan kesan lebih dalam dan tenang.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Eyeshadow Palette 9 Warna yang Hasil Akhirnya Matte dan Pigmented
Perpaduan ini tidak hanya estetik, tapi juga memberikan efek relaksasi maksimal setelah seharian bekerja.
2. Kamar Mandi
Feng Shui lebih menyarankan penggunaan elemen tanah seperti cokelat tanah, merah bata, atau kuning di ruangan ini.
Sebab, kamar mandi sering dianggap sebagai tempat perginya energi baik dari rumah.
Dengan menggunakan warna elemen tanah, seperti cokelat atau terakota, Anda seolah membendung agar energi tersebut tidak hilang begitu saja.
Hindari warna biru yang berkaitan dengan elemen air agar energi tidak semakin hanyut.
Berita Terkait
-
Penggeledahan Rumah Febrie di Sentul di Luar Izin, Ahli Sebut Tak Sah
-
4 Rekomendasi Kulkas Mini Skincare Terbaik untuk Simpan Serum dan Masker, Desain Estetik
-
Feng Shui Kamar Tidur di Atas Dapur, Benarkah Bisa Bikin Sial?
-
Cara Menata Cermin di Kamar Tidur yang Baik Menurut Feng Shui, Diletakkan di Mana?
-
4 Rekomendasi Eyeshadow Palette 9 Warna yang Hasil Akhirnya Matte dan Pigmented
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
InJourney Semarakkan ASTINDO Travel Fair 2026 dengan Deretan Promo Eksklusif
-
Warna Earth Tone untuk Rumah Bawa Keberuntungan, Ini Cara Menerapkannya sesuai Feng Shui
-
Review Film A New Dawn: Potret Puitis Perubahan Zaman dan Kenangan Manusia
-
Indonesia Tak Baik-baik Saja, Guru Besar UGM Soroti Ketimpangan dan Dominasi Oligarki
-
Nonton Film di Rumah Makin Sinematik, Teknologi LG Tampilkan Gambar Sesuai Visi Kreator
-
42 Amplop Muncul Saat Pencairan Dana BOS di Lubuk Linggau, 3 Pegawai Dibebastugaskan
-
Jelang Muktamar Ke-35, KH Miftachul Ahyar Tinjau Kesiapan di Tambakberas
-
Bagaimana Cara Kerja Magnet dan Sifat-sifatnya? Ini Penjelasannya
-
Hadapi Badai Efisiensi, Local Media Community Makassar Dorong Diversifikasi Bisnis
-
Ritual Berujung Petaka di Bone: ASN Ngamuk Ngaku Arung Palakka Terpaksa Diikat di Pohon