-
Larangan kamar tidur di atas dapur berawal dari konstruksi kayu kuno.
-
Asap dapur kini terhalang cor beton tebal pada bangunan rumah modern.
-
Pakar mengimbau masyarakat tak perlu cemas aturan Feng Shui lama tersebut.
Suara.com - Dalam menata posisi ruangan di rumah, aturan Feng Shui sering kali menjadi pertimbangan utama bagi banyak orang.
Salah satu larangan Feng Shui yang paling sering terdengar adalah tidak boleh menempatkan kamar tidur tepat di atas dapur.
Banyak yang percaya bahwa posisi ini bisa membawa energi negatif bagi penghuninya.
Larangan Feng Shui soal bangun kamar tidur di atas dapur sudah tak relevan untuk masa sekarang.
Pakar Feng Shui, Xiang Yi, memberikan penjelasan mendalam mengenai hal ini.
Menurutnya, larangan tersebut sebenarnya berakar dari alasan teknis pada zaman dahulu yang kini sudah banyak berubah.
Alasan Bangun Kamar Tidur di Atas Dapur Dilarang Feng Shui
Xiang Yi menjelaskan bahwa pada masa lalu, struktur bangunan rumah sangat berbeda dengan konstruksi saat ini.
Lantai rumah zaman dahulu umumnya terbuat dari papan kayu yang disambung-sambung.
Baca Juga: 4 Rekomendasi Eyeshadow Palette 9 Warna yang Hasil Akhirnya Matte dan Pigmented
"Dahulu kamar tidur sama sekali tidak boleh ada di atas dapur. Karena dahulu lantai atas itu terbuat dari kayu, dari papan yang disambung-sambung dengan nat," ungkap Xiang Yi dalam sebuah unggahan video di kanal YouTube-nya.
Ia menambahkan bahwa sifat kayu yang menyusut dan memuai akibat perubahan cuaca menciptakan celah pada lantai.
Hal inilah yang menjadi masalah kesehatan bagi penghuni kamar di atasnya.
"Jadi kalau di bawahnya itu dapur, kita sedang masak, kemudian asap itu naik ke atas melalui celah itu masuk ke dalam kamar tidur, maka kamar tidur akan berbau basi. Hal itu tidak boleh terjadi," jelasnya.
Sudut Pandang Feng Shui Modern
Seiring dengan kemajuan teknologi konstruksi, Xiang Yi menegaskan bahwa larangan tersebut sudah tidak relevan lagi untuk rumah-rumah modern.
Berita Terkait
-
Cara Menata Cermin di Kamar Tidur yang Baik Menurut Feng Shui, Diletakkan di Mana?
-
4 Rekomendasi Eyeshadow Palette 9 Warna yang Hasil Akhirnya Matte dan Pigmented
-
7 Tips Feng Shui Toko agar Ramai Pembeli dan Rezeki Lancar
-
9 Rekomendasi Moisturizer Murah di Bawah Rp50 Ribu untuk Kulit Glowing
-
4 Alasan Kenapa Cermin Tidak Boleh Menghadap Tempat Tidur Menurut Feng Shui
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia
-
Bukan Hanya Batik, Ini 5 Wastra Tradisional Indonesia Punya Makna Filosofis
-
Sering Bingung Bedakan Cas AC dan DC Fast Charging pada Mobil Listrik? Begini Penjelasan Mudahnya
-
Memburu Nakhoda Kampus Hijau: Panitia Pilrek Unila Janjikan Netral
-
Feng Shui Kamar Tidur di Atas Dapur, Benarkah Bisa Bikin Sial?
-
Indonesia Bantah Kongkalikong dengan China untuk Perdagangan ke AS
-
Pidato Prabowo Tak Beri Kepastian, 20 Ribu PPPK Paruh Waktu Siap Geruduk Istana
-
Pelita Kecil di Kolong Langit
-
Dua Bulan Lagi Bebas! Acil Napi Lapas Warungkiara Malah Kabur Gara-gara Ditegur Main HP
-
Kitab Tanbihul Ghafilin: Mengetuk Hati yang Lalai di Tengah Gemerlap Dunia