- Pemilik rumah sering mengalami masalah air sumur yang keruh, berubah warna, dan berbau tidak sedap.
- Solusi praktis meliputi pengaturan pipa hisap, penggunaan bahan penjernih, pemasangan filter, dan pengurasan sumur.
- Penerapan langkah-langkah tersebut bertujuan mengembalikan kualitas air sumur agar kembali jernih dan layak pakai.
4. Lakukan Pengurasan Sumur secara Berkala
Lumpur yang menumpuk selama bertahun-tahun di dasar sumur tidak akan hilang hanya dengan pemberian obat.
kamu perlu melakukan pengurasan sumur (kuras sumur) untuk membuang endapan limbah organik yang membusuk di bawah. Langkah ini sangat krusial agar sirkulasi air tanah yang baru bisa masuk dengan kondisi yang lebih segar dan bersih.
5. Gunakan Teknik Aerasi Sederhana
Bau air yang menyengat (seperti bau besi) biasanya disebabkan oleh tingginya kandungan mangan atau zat besi yang belum teroksidasi. kamu bisa membuat sistem aerasi, yaitu membiarkan air jatuh seperti air terjun sebelum masuk ke penampungan.
Oksigen dari udara akan bereaksi dengan mineral tersebut, mengubahnya menjadi endapan yang kemudian bisa disaring dengan mudah.
6. Cek Kebocoran Casing Sumur
Terkadang, air keruh bukan berasal dari sumber air bawah tanah, melainkan dari air permukaan (hujan atau limbah) yang merembes masuk melalui dinding sumur yang retak.
Pastikan casing atau dinding beton sumur dalam kondisi kedap air agar tidak ada kontaminasi dari luar yang masuk ke dalam ruang sedot pompa.
Baca Juga: 12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa
7. Gunakan Arang Batok Kelapa
Bagi penyuka cara tradisional, menaruh kantong berisi arang batok kelapa di dalam bak penampungan atau di dekat area hisap bisa membantu.
Arang aktif memiliki pori-pori mikroskopis yang sangat efektif menangkap molekul penyebab bau dan menjernihkan warna air secara alami.
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas secara konsisten, kamu kini memiliki panduan lengkap mengenai cara mengatasi air sumur keruh dan berbau yang tersedot pompa agar kualitas air di rumah kembali jernih, segar, dan higienis untuk digunakan sehari-hari. Jika masalah tetap berlanjut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan ahli sumur bor atau teknisi filter air profesional.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja