- Decathlon menyatakan pemula harus memilih raket ringan, seimbang, fleksibel, dan berukuran grip tepat agar mudah dikendalikan.
- Variasi bobot, keseimbangan kepala, dan fleksibilitas poros raket sangat menentukan kenyamanan serta kecepatan ayunan setiap pemain di lapangan.
- Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara menyebutkan pemula wajib mempelajari teknik pegangan raket yang benar untuk mengoptimalkan kontrol permainan.
Suara.com - Memilih raket badminton untuk pemula tidak cukup dilakukan berdasarkan merek, warna, atau harga karena setiap raket memiliki karakter yang dapat memengaruhi kenyamanan saat bermain.
Raket yang terlalu berat dapat membuat ayunan terasa lambat, sedangkan raket yang terlalu ringan belum tentu memberikan sensasi pukulan yang sesuai dengan kemampuan pemain.
Selain bobot, pemula juga perlu memperhatikan keseimbangan kepala raket, kelenturan poros, serta ukuran pegangan agar raket mudah dikendalikan.
Dengan memahami beberapa spesifikasi dasar tersebut, pemain baru dapat memilih raket yang mendukung proses belajar tanpa merasa terbebani oleh perlengkapan yang digunakan.
Cara Memilih Raket Badminton
Dikutip dari Decathlon, ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan ketika memilih raket badminton, mulai dari berat, keseimbangan kepala, fleksibilitas poros hingga ukuran grip.
1. Pilih berat raket yang mudah dikendalikan
Berat raket umumnya ditandai dengan kode U, dengan angka yang semakin besar menunjukkan bobot semakin ringan.
Rentang yang umum digunakan adalah 1U sekitar 95–99 gram, 2U 90–94 gram, 3U 85–89 gram, 4U 80–84 gram, 5U 75–79 gram, dan 6U 70–74 gram.
Untuk pemula, raket yang lebih ringan biasanya lebih mudah digerakkan dan membantu pemain beradaptasi dengan ayunan, tetapi pilihan akhirnya tetap perlu disesuaikan dengan kekuatan tangan dan kenyamanan masing-masing.
2. Perhatikan keseimbangan kepala raket
Raket head heavy memiliki distribusi bobot lebih banyak di bagian kepala sehingga dapat membantu menghasilkan pukulan bertenaga, tetapi ayunannya cenderung membutuhkan usaha lebih besar.
Sebaliknya, head light lebih mudah dimanuver dan sesuai untuk permainan yang mengandalkan kecepatan, sedangkan even balance berada di tengah dan dapat digunakan untuk permainan yang lebih serbaguna.
Bagi pemula yang belum mengetahui gaya bermainnya, tipe even balance dapat menjadi pilihan praktis karena tidak terlalu menonjolkan karakter menyerang maupun bertahan.
3. Sesuaikan fleksibilitas poros
Poros atau shaft raket tersedia dalam karakter kaku, sedang, dan fleksibel. Poros fleksibel lebih mudah memberikan respons ketika ayunan belum terlalu cepat sehingga dapat membantu pemain pemula menghasilkan tenaga dengan lebih mudah.