Urutan Pemakaian Retinol, Niacinamide, dan Moisturizer agar Tidak Iritasi

Senin, 05 Oktober 2026 | 11:01 WIB
Ilustrasi pakai skincare (Freepik)
BACA 10 DETIK
  • Retinol, niacinamide, dan moisturizer dapat digunakan dalam satu rutinitas skincare.
  • Urutan pemakaian perlu disesuaikan dengan kondisi dan toleransi kulit.
  • Beberapa bahan aktif sebaiknya tidak langsung dicampur dengan retinol.

Setelah niacinamide, lanjutkan dengan retinol. Gunakan sesuai takaran dan petunjuk pemakaian pada produk, kemudian hindari area yang mudah mengalami iritasi seperti sudut hidung dan sekitar mata, kecuali produk memang diperuntukkan untuk area tersebut.

Bagi yang baru menggunakan retinol, sebaiknya tidak langsung memakainya setiap malam.

Mulai dengan frekuensi yang lebih rendah, kemudian tingkatkan secara bertahap apabila kulit sudah dapat beradaptasi.

4. Tutup dengan Moisturizer

Moisturizer digunakan pada tahap terakhir untuk menjaga kelembapan kulit setelah menggunakan bahan aktif.

Aplikasikan secara merata pada wajah dan jangan lupa memperhatikan area kulit yang terasa lebih kering.

Moisturizer juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi rasa kering yang mungkin muncul selama penggunaan retinol. Kulit yang mudah iritasi dapat menggunakan moisturizer sebelum retinol sebagai lapisan tambahan.

Retinol Tidak Boleh Dicampur dengan Apa?

Retinol sebenarnya dapat digunakan bersama sejumlah bahan skincare, tetapi beberapa kombinasi perlu lebih diperhatikan karena berpotensi meningkatkan risiko iritasi. Salah satunya adalah penggunaan retinol bersamaan dengan AHA dan BHA dalam satu rutinitas.

AHA dan BHA sama-sama termasuk bahan eksfoliasi. Ketika digunakan bersamaan dengan retinol, kulit dapat menerima beberapa bahan aktif yang berpotensi menyebabkan kering, perih, kemerahan, atau iritasi, terutama pada kulit yang belum terbiasa.

Retinol juga sebaiknya tidak langsung dipadukan dengan benzoyl peroxide tanpa mempertimbangkan jenis produk dan kondisi kulit.

Keduanya dapat membuat kulit lebih kering dan iritasi. Selain itu, benzoyl peroxide dapat memengaruhi beberapa jenis retinoid tertentu sehingga penggunaan dalam rutinitas yang sama perlu diperhatikan.

Untuk vitamin C, bukan berarti keduanya sama sekali tidak boleh digunakan. Namun, bagi kulit yang mudah sensitif, retinol dan vitamin C lebih baik dipisahkan dalam rutinitas yang berbeda. Vitamin C dapat digunakan pada pagi hari, sedangkan retinol digunakan pada malam hari.

Sementara itu, niacinamide tidak termasuk bahan yang harus dihindari saat menggunakan retinol. Keduanya dapat digunakan dalam satu rutinitas selama kulit dapat mentoleransinya.

Retinol Sebaiknya Dipakai Malam Hari

Retinol umumnya digunakan dalam rutinitas skincare malam. Pada pagi harinya, penggunaan sunscreen tetap penting untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.

Pemakaian retinol juga tidak perlu dilakukan setiap malam, terutama bagi pemula. Konsistensi dengan frekuensi yang sesuai kemampuan kulit lebih penting daripada langsung menggunakan retinol terlalu sering.

Jadi, urutan pemakaian yang dapat diterapkan adalah cleanser, niacinamide, retinol, lalu moisturizer.

Untuk kulit yang mudah iritasi, moisturizer dapat digunakan sebelum retinol atau dengan metode sandwich.

Hindari langsung menggabungkan retinol dengan beberapa bahan aktif eksfoliasi dalam satu rutinitas agar risiko iritasi lebih rendah.

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com